Pemerintah Akan Kembali Bubarkan Sejumlah Lembaga Negara

Selasa, 28 Juli 2020 - 15:58 WIB
loading...
Pemerintah Akan Kembali...
Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Tjahjo Kumolo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana kembali menghapus lembaga negara yang dinilai masih tumpang tindih di dalam pelaksanannya. Ada juga lembaga yang akan diintegrasikan menjadi satu dengan kementerian/lembaga yang ada.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo dalam Webinar Nasional bertajuk Urgensi Pembubaran 18 Lembaga Negara, Selasa (28/7/2020).

Tjahjo menjelaskan, Kemenpan-RB pada era 2015-2017 sudah memangkas hampir 23 lembaga dan badan. Saat ini masih ada 96 badan, komisi, lembaga, termasuk komite di Tanah Air.

Dia melanjutkan, beberapa waktu yang lalu, lewat Perpres Nomor 82 Tahun 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah resmi membubarkan 18 lembaga negara yang dibentuk berdasarkan peraturan presiden (perpres) dan keputusan presiden (keppres).

"Sekarang Menpan dan Setneg sedang siapkan menginventarisasi beberapa lembaga-lembaga yang badan UU dan non-UU yang berpotensi untuk kita hapuskan karena banyak yang tumpang tindih atau mungkin istilahnya bisa diintegrasikan dengan Kementerian-Kementerian maupun lembaga yang ada," tutur Tjahjo.(Baca juga: Korpri Minta Pembubaran Lembaga Tak Sampai Rugikan ASN )

Dia mencontohkan lembaga-lembaga yang masih dirasa tumpang tindih dalam pelaksanaannya. Tjahjo mengibaratkan sebuah jembatan penyebrangan antara Surabaya dan Madura ada sejumlah lembaga atau badan yang sama-sama mengurusi hal tersebut. Seperti dari instansi pemerintah daerah saja ada Pemda Jawa Timur, Pemkot Surabaya, Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Belum lagi, lanjut dia, ada Badan Pengelola Jembatan Suramadu, bahkan sampai Kementerian PUPR juga masuk untuk mengurus jembatan tersebut.

Tidak hanya di Jatim, Candi Borobudur di Jawa Tengah juga sama halnya. Kata dia, ada 3-4 BUMN yang mengelola tempat warisata tersebut. Belum lagi ditambah instansi pemerintah daerah dan pemerintah Kabupaten Magelang.

"Inilah bentuk-bentuk yang ingin kita efektifkan, kita efisienkan. Dan harus dicatat, pendekatan utama bukan pada aspek anggaran, tapi ingin bangun sebuah birokrasi yang cepat untuk mengambil keputusan," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Lima Satker TNI Raih...
Lima Satker TNI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi dari Kemenpan RB
WFH ASN Dimulai Hari...
WFH ASN Dimulai Hari Ini, Pengawasan Dilakukan melalui Sistem Elektronik
Gelar Rapat Bersama...
Gelar Rapat Bersama 6 Menteri, Mensesneg: Pemerintah Bakal Evaluasi Postur Kepegawaian
Perkuat Manajemen Talenta...
Perkuat Manajemen Talenta Berbasis Merit Sistem, BSKDN Kemendagri: Bangun ASN Adaptif
MA Instruksikan Pengadilan...
MA Instruksikan Pengadilan Tinggi Samarinda Periksa Hakim Adhoc Tipikor yang Walkout karena Protes Soal Tunjangan
Inovasi Cabang Dinas...
Inovasi Cabang Dinas Kelautan Pangkep, PACARITA Raih Penghargaan Nasional KIPP 2025
Purbaya Ancam Bubarkan...
Purbaya Ancam Bubarkan Bea Cukai, 16.000 Pegawai Dirumahkan
Intip 3 Kriteria Utama...
Intip 3 Kriteria Utama Pemindahan ASN ke IKN, KemenpanRB Ungkap Apa Saja
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved