Kans Erick Thohir sebagai Cawapres Terus Menguat Jelang Pilpres 2024
Minggu, 23 Juli 2023 - 19:56 WIB
loading...
Kans Menteri BUMN Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) terus menguat menjelang Pilpres 2024. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kans Menteri BUMN Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) terus menguat menjelang Pilpres 2024 . Elektabilitas Ketua Umum PSSI itu merangkak naik di sejumlah survei.
Misalnya, temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1-8 Juli 2023, Erick Thohir terekam sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi. Elektabilitasnya mencapai 21,2 persen dalam simulasi 7 nama.
Erick Thohir mengungguli Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menparekraf Sandiaga Uno. Kedua figur itu memiliki elektabilitas sebesar 19,6 persen dan 17,5 persen.
Baca juga: Erick Thohir Penentu Persaingan Ketat Ganjar-Prabowo, Indikator Politik Ungkap Alasannya
“Erick Thohir 21.2 persen paling banyak dipilih sebagai calon wakil presiden, baru kemudian Ridwan Kamil 19,6 persen dan Sandiaga 17,5 persen,” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
Sementara itu, lembaga Ipsos Indonesia juga menemukan Erick Thohir sebagai cawapres terkuat di Juli 2023. Ipsos melakukan survei pada 7-12 Juli 2023 dan menemukan Eks Presiden Inter Milan tersebut memiliki elektabilitas tertinggi.
Erick Thohir di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 25,74 persen. Sedangkan di posisi kedua dan ketiga adalah Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 19,08 persen dan Sandiaga Uno dengan 17,80 persen.
“Tokoh potensial bakal cawapres mengerucut di lima nama. Kelima nama tersebut adalah Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Agus H. Yudhoyono,” kata Managing Director Ipsos Public Affairs Indonesia Soeprapto Tan.
“Erick Thohir meraih 25,74 persen, Ridwan Kamil 19,08 persen, Sandiaga Uno 17,80 persen, Mahfud MD 7,71 persen dan AHY 6,85 persen,” tandasnya.
Terbaru, versi Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir menjadi sosok penentu persaingan ketat antara bakal calon presiden Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto.
Berdasarkan survei tersebut, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bersaing ketat dalam simulasi tiga pasang capres-cawapres Pemilu 2024. Dalam survei yang dimaksud, jika kursi cawapres pendamping Ganjar atau Prabowo diisi Erick Thohir menjadi penentu keduanya mengungguli satu sama lain.
Berdasarkan penelusuran rilis survei tersebut, Ganjar-Erick mampu mengungguli Prabowo-Airlangga dengan perolehan 37,7 dan 33,2 persen. Kemudian, Prabowo-Erick mampu mengungguli Ganjar-Nasaruddin Umar dengan perolehan 37 dan 32,8 persen.
Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menuturkan, perhatian publik terhadap Erick Thohir mengalami peningkatan setelah berkecimpung sebagai ketua federasi induk sepak bola. "Atensi publik pemilih terhadap Erick Thohir beberapa bulan terakhir ini tidak dapat dipungkiri memang cenderung meningkat terutama sejak menjadi Ketua Umum PSSI," kata Bawono saat dihubungi MNC Portal, Minggu (23/7/2023).
Misalnya, temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1-8 Juli 2023, Erick Thohir terekam sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi. Elektabilitasnya mencapai 21,2 persen dalam simulasi 7 nama.
Erick Thohir mengungguli Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menparekraf Sandiaga Uno. Kedua figur itu memiliki elektabilitas sebesar 19,6 persen dan 17,5 persen.
Baca juga: Erick Thohir Penentu Persaingan Ketat Ganjar-Prabowo, Indikator Politik Ungkap Alasannya
“Erick Thohir 21.2 persen paling banyak dipilih sebagai calon wakil presiden, baru kemudian Ridwan Kamil 19,6 persen dan Sandiaga 17,5 persen,” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
Sementara itu, lembaga Ipsos Indonesia juga menemukan Erick Thohir sebagai cawapres terkuat di Juli 2023. Ipsos melakukan survei pada 7-12 Juli 2023 dan menemukan Eks Presiden Inter Milan tersebut memiliki elektabilitas tertinggi.
Erick Thohir di posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 25,74 persen. Sedangkan di posisi kedua dan ketiga adalah Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 19,08 persen dan Sandiaga Uno dengan 17,80 persen.
“Tokoh potensial bakal cawapres mengerucut di lima nama. Kelima nama tersebut adalah Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Agus H. Yudhoyono,” kata Managing Director Ipsos Public Affairs Indonesia Soeprapto Tan.
“Erick Thohir meraih 25,74 persen, Ridwan Kamil 19,08 persen, Sandiaga Uno 17,80 persen, Mahfud MD 7,71 persen dan AHY 6,85 persen,” tandasnya.
Terbaru, versi Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir menjadi sosok penentu persaingan ketat antara bakal calon presiden Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto.
Berdasarkan survei tersebut, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bersaing ketat dalam simulasi tiga pasang capres-cawapres Pemilu 2024. Dalam survei yang dimaksud, jika kursi cawapres pendamping Ganjar atau Prabowo diisi Erick Thohir menjadi penentu keduanya mengungguli satu sama lain.
Berdasarkan penelusuran rilis survei tersebut, Ganjar-Erick mampu mengungguli Prabowo-Airlangga dengan perolehan 37,7 dan 33,2 persen. Kemudian, Prabowo-Erick mampu mengungguli Ganjar-Nasaruddin Umar dengan perolehan 37 dan 32,8 persen.
Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menuturkan, perhatian publik terhadap Erick Thohir mengalami peningkatan setelah berkecimpung sebagai ketua federasi induk sepak bola. "Atensi publik pemilih terhadap Erick Thohir beberapa bulan terakhir ini tidak dapat dipungkiri memang cenderung meningkat terutama sejak menjadi Ketua Umum PSSI," kata Bawono saat dihubungi MNC Portal, Minggu (23/7/2023).
(rca)
Lihat Juga :