Ganjar Lepas Ekspor 400 Ton Benang ke Brasil dan India, Yerry Tawalujan: Percepatan Kemajuan Ekonomi Indonesia
Kamis, 20 Juli 2023 - 11:05 WIB
loading...
Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan mengatakan ekspor produk yang dilepas Ganjar Pranowo adalah simbol percepatan kemajuan ekonomi Indonesia. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas ekspor 400 ton benang senilai USD1 juta atau Rp14,9 miliar ke Brasil dan India. Menurut capres yang diusung PDIP dan didukung Partai Perindo itu, ekspor benang yang diproduksi PT Duniatex di Kawasan Industri Demak, Jateng menandai meningkatnya kembali perdagangan pasca pandemi Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Nasional Partai Persatuan indonesia (Perindo) Yerry Tawalujan mengatakan ekspor produk dalam negeri yang diproduksi pabrik benang di Jawa Tengah itu adalah simbol percepatan kemajuan ekonomi Indonesia.
Baca juga: Pilpres 2024, KGB Tegak Lurus pada Komando Dukung Ganjar
"Ekspor 400 ton benang ke Brasil dan India yang dilepas oleh Ganjar Pranowo adalah simbol percepatan kemajuan ekonomi Indonesia. Ini adalah awal dari bergeraknya roda industri tekstil Indonesia yang akan membanjiri pasar ekspor luar negeri," ujar Yerry dalam keterangannya, Kamis (20/7/2023).
Merujuk data BPS, total ekspor industri tekstil Indonesia sepanjang tahun 2022 sebanyak 1,5 juta ton. Komoditas yang termasuk kelompok industri tekstil ini meliputi benang pintal, kain tenun, serat stapel buatan, serat/benang/strip filamen buatan, kain rajutan, kain sulaman/bordir, serat tekstil, sutra, dan barang sejenis lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Nasional Partai Persatuan indonesia (Perindo) Yerry Tawalujan mengatakan ekspor produk dalam negeri yang diproduksi pabrik benang di Jawa Tengah itu adalah simbol percepatan kemajuan ekonomi Indonesia.
Baca juga: Pilpres 2024, KGB Tegak Lurus pada Komando Dukung Ganjar
"Ekspor 400 ton benang ke Brasil dan India yang dilepas oleh Ganjar Pranowo adalah simbol percepatan kemajuan ekonomi Indonesia. Ini adalah awal dari bergeraknya roda industri tekstil Indonesia yang akan membanjiri pasar ekspor luar negeri," ujar Yerry dalam keterangannya, Kamis (20/7/2023).
Merujuk data BPS, total ekspor industri tekstil Indonesia sepanjang tahun 2022 sebanyak 1,5 juta ton. Komoditas yang termasuk kelompok industri tekstil ini meliputi benang pintal, kain tenun, serat stapel buatan, serat/benang/strip filamen buatan, kain rajutan, kain sulaman/bordir, serat tekstil, sutra, dan barang sejenis lainnya.
Lihat Juga :