PAN Ingin Satu Pilihan dan Perjuangan dengan Golkar di Pilpres 2024

Minggu, 09 Juli 2023 - 08:15 WIB
loading...
PAN Ingin Satu Pilihan...
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya ingin satu pilihan dan satu perjuangan dengan Partai Golkar pada Pilpres 2024. Foto/Instagram Viva Yoga Mauladi
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional ( PAN ) ingin satu pilihan dan satu perjuangan dengan Partai Golkar pada Pilpres 2024. Partai berlambang matahari itu belum memutuskan calon presiden (capres) yang mereka dukung.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan, partainya belum memutuskan langkah arah dukungan terhadap capres dan calon wakil presiden (cawapres). "PAN saat ini belum menetapkan secara resmi nama calon presiden/calon wapres di Pilpres 2024," ujar Yoga saat dihubungi, Sabtu (8/7/2023).

Sikap itu sekaligus menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut pihaknya tengah berkomunikasi dengan partai politik lain yang ingin bergabung untuk mendukung Ganjar Pranowo. Bahkan, Golkar, PKB, dan PAN disebut menjadi parpol prioritas yang didekati untuk menjajaki kerja sama.

Baca juga: Hasto Ungkap Ciri-ciri Parpol yang Bakal Gabung Usung Ganjar, PKB dan Golkar?



Yoga menjelaskan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan akam memutuskan sikap partainya dalam Pilpres 2024. Hal itu sebagaimana dari hasil Rakernas PAN 2020.

"Nanti pada waktu yang tepat, Bang Zulkifli Hasan akan mengumumkan secara resmi," ucap Yoga.

Dia membeberkan sejumlah pertimbangan PAN dalam menentukan kerja sama politik di Pilpres 2024. Pertama, PAN akan berkoalisi dengan partai pemerintah dalam rangka melanjutkan program pembangunan nasional saat ini.

Kedua, sambungnya, PAN tidak mau mengalami kekalahan ketiga kalinya. Dia menuturkan, calon yang akan didukung PAN adalah figur yang diprediksi dapat memenangi pilpres meskipun prediksi dari lembaga survei hasilnya bervariasi.

Kendati demikian, kata dia, PAN juga memotret realitas sosial tentang preferensi pemilih di pilpres sehingga dapat menganalisis lebih akurat lagi. "Ketiga, PAN akan berdiskusi dengan Golkar yang belum juga menetapkan secara resmi nama calon. PAN berkeinginan agar seiring sejalan, satu pilihan dan satu perjuangan dengan Golkar di Pilpres 2024 ini," terangnya.

"Jadi, ditunggu ya pengumuman resmi dari Bang Zulkifli Hasan dalam beberapa pekan ke depan," pungkasnya.

Sebelumnya, PDIP terus berkomunikasi dengan partai politik lain yang ingin bergabung untuk mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan ciri-ciri partai politik tersebut adalah mereka yang diundang pada gelaran Bulan Bung Karno pada 24 Juni 2023.

Diketahui, partai yang hadir dalam acara tersebut di antaranya adalah PAN, PKB, dan Golkar. "Pada dasarnya partai-partai itu memberikan lampu hijau untuk kerja sama. Yang diundang kan pada saat puncak Bulan Bung Karno," ujar Hasto saat ditemui di Rumah Aspirasi Relawan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2023).

Namun, kata Hasto, masing-masing partai politik masih harus melakukan konsultasi dan berkomunikasi dengan pihak internal.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Nus Kei Tewas Ditusuk...
Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Bahlil Minta Diusut Tuntas
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved