6 Jenderal TNI Pemilik Brevet Kopassus Veteran Operasi Seroja, Nomor 4 Saksikan Komandan Gugur di Pelukan

Minggu, 09 Juli 2023 - 05:00 WIB
loading...
6 Jenderal TNI Pemilik...
Lettu TNI Luhut Binsar Pandjaitan dan pasukannya saat bertugas dalam Operasi Seroja di Timor Timur pada 1976. FOTO/FACEBOOK LUHUT BINSAR PANDJAITAN
A A A
JAKARTA - Sejumlah Jenderal TNI merupakan veteran Operasi Seroja di Timor Timur (sekarang Timor Leste). Beberapa di antaranya adalah pemilik brevet Kopassus.

Operasi Seroja adalah invasi militer Indonesia ke Timor Timur yang saat itu merupakan koloni Portugis. Operasi yang dimulai 7 Desember 1975 hingga 1978 itu sebagai respons atas Deklarasi Balibo pada 30 November 1975, di mana sebagian warga Timor Timur menginginkan bergabung dengan Indonesia. Selain itu, juga didasari desakan Amerika Serikat dan Australia yang tidak menginginkan Fretilin yang berpaham komunis berkuasa di Timor Timur.

Deklarasi Balibo disampaikan oleh Francisco Xavier Lopes da Cruz, mewakili tiga partai di Timor Portugis, yakni Partai Klibur Oan Timor Asu'wain (KOTA), Uni Demokrasi Timor (UDT), dan Associacao Popular Democratica de Timor Pro Referendo (APODETI). Langkah politik itu merupakan tanggapan atas sikap Partai Fretilin yang mendeklarasikan kemerdekaan Republik Demokratik Timor Timur secara sepihak pada 28 November 1975.

Baca juga: Panggilan Telepon Selamatkan Nyawa Jenderal Luhut dari Pembantaian di Medan Operasi

Dalam Operasi Seroja, Indonesia melibatkan semua matra TNI, baik Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Pertempuran tersebut diperkirakan menewaskan 100.000-180.000 jiwa, baik dari kalangan sipil maupun militer.

Timor Timur resmi menjadi bagian Indonesia pada 17 Juli 1976. Namun di era Presiden BJ Habibie, Timor Timur memilih berpisah dari Indonesia melalui jajak pendapat pada 30 Agustus 1999. Setelah menjadi negara merdeka, berganti nama Timor Leste.

"Betapa pun pahit dan pedihnya kita menyaksikan kekalahan rakyat Timor Timur yang prointegrasi dalam jajak pendapat tersebut, namun kita sebagai bangsa yang besar yang menjunjung tinggi nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945, yang dalam era baru sekarang ini berketetapan hati untuk memajukan demokrasi dan pelaksanaan hak asasi manusia, harus menerima dan menghormati hasil jajak pendapat itu," kata BJ Habibie dalam buku Bacharuddin Jusuf Habibie, Detik-Detik yang Menentukan dikutip, Sabtu (8/7/2023).

Berikut ini sejumlah jenderal TNI pemilik brevet Kopassus veteran Operasi Seroja:

1. Letnan Jenderal TNI (Purn) Dading Kalbuadi

6 Jenderal TNI Pemilik Brevet Kopassus Veteran Operasi Seroja, Nomor 4 Saksikan Komandan Gugur di Pelukan

FOTO/WIKIPEDIA

Dading Kalbuadi adalah salah satu jenderal TNI veteran Operasi Seroja yang memiliki brevet Kopassus. Tentara kelahiran Cilacap, 14 April 1931 ini bertindak sebagai komandan dalam operasi militer ke Timor Timur pada 1975.

Sebelum Operasi Seroja dilaksanakan, Dading membentuk tim-tim kecil untuk melakukan penyusupan ke wilayah Timtim. Setelah operasi penyusupan berhasil dilakukan, baru dilaksanakan Operasi Seroja.

Mantan Kepala Staf Umum ABRI itu memulai karier militer bergabung dengan pasukan pelajar IMAM (Indonesia Merdeka atau Mati). Setelah Indonesia merdeka, Dading diterima sebagai siswa di Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat (P3AD). Selanjutnya ia bergabung di Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang kini dikenal dengan Kopassus.

Letjen TNI (Purn) Dading telah meninggal dunia pada 10 Oktober 1999 dengan jabatan terakhir di militer sebagai Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan dan Keamanan (Hankam).

2. Letjen TNI (Purn) Sutiyoso

6 Jenderal TNI Pemilik Brevet Kopassus Veteran Operasi Seroja, Nomor 4 Saksikan Komandan Gugur di Pelukan

FOTO/REPRO BUKU Sutiyoso The Field General

Sutiyoso juga salah satu jenderal TNI veteran Operasi Seroja yang memiliki brevet Kopassus. Tentara kelahiran Semarang, 6 Desember 1944 ini merupakan anggota operasi penyusupan ke Timor Timur.

Waktu itu, Sutiyoso berpangkat Perwira Pertama (Pama) TNI Angkatan Darat. Abituren AKABRI Darat 1968 itu diperintah langsung Benny Moerdani yang saat itu menjabat Asisten Intelijen (Asintel) Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam). Penyusupan Sutiyoso berhasil sehingga bisa memberikan banyak informasi sebagai dasar pelaksanaan Operasi Seroja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved