5 Fakta Marsekal Fadjar Prasetyo, Jenderal Bintang 4 yang Pernah Jadi Kandidat Panglima TNI

Rabu, 05 Juli 2023 - 07:08 WIB
loading...
5 Fakta Marsekal Fadjar...
Marsekal TNI Fadjar Prasetyo merupakan perwira tinggi (pati) yang sedang mengemban amanah sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Foto/Twitter TNI AU
A A A
JAKARTA - Marsekal TNI Fadjar Prasetyo merupakan perwira tinggi (pati) yang sedang mengemban amanah sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) . Jabatan tersebut telah disematkan padanya terhitung sejak tanggal 20 Mei 2020 lalu.

Jauh sebelum itu, Fadjar ternyata banyak memegang posisi penting dalam kemiliteran. Oleh karenanya, sejumlah fakta menarik tentang jenderal yang satu ini menarik untuk diketahui.

Baca juga: 6 Kombes Polri Naik Pangkat Jadi Brigjen, Ini Nama-namanya

Berikut lima fakta menarik dari Fadjar Prasetyo:

1. Menjadi Kandidat Panglima TNI 2022


Setelah Jenderal TNI Andika Perkasa pensiun dari jabatannya sebagai Panglima TNI, sosok Fadjar Prasetyo turut serta meramaikan kursi kandidat posisi tersebut. Tak hanya dirinya, terdapat dua nama lain yang masuk dalam kandidat Panglima TNI, yaitu Jenderal TNI Dudung dari TNI AD dan Jenderal TNI Yudo Margono dari TNI AL.

2. Jebolan Akademi Angkatan Udara 1988


Fadjar merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) pada tahun 1988. Untuk satuannya sendiri pria berusia 57 tahun ini lebih memilih Korps Penerbang (Tempur) sebagai jalan kariernya.

Pada awal masuk menjadi anggota TNI penerbang, Fadjar banyak menjajal pesawat tempur A-4 Skyhawk di Skuadron 11 Landasan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar sejak 1990 hingga 1995.

3. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II Pertama


Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II merupakan komando utama operasi, satuan baru yang langsung berada di bawah komando Panglima TNI. Marsekal Fadjar merupakan panglima pertama dalam institusi daerah pertahanan ini.

Sebagai informasi jika Kogabwilhan ini dibentuk berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Komando Resor Militer.

4. Menjabat Sebagai Kepala Staf Angkatan Udara


Jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang melekat padanya telah disematkan sejak 20 Mei 2020. Kala itu dirinya ditunjuk untuk menggantikan Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna yang memasuki masa pensiun kemiliteran.

Baca juga: 5 Fakta Letjen TNI Albertus Budi Sulistya, Jenderal Bintang Tiga yang Menjabat Kepala RSPAD Gatot Soebroto

5. Memiliki Banyak Brevet Kehormatan


Sejak meniti karier di dunia militer, Fadjar ternyata banyak mendapatkan brevet kehormatan. Beberapa di antaranya seperti Brevet Hiu Kencana (2022), Brevet Intai Amfibi Korps Marinir (2023), Brevet Anti-Teror Aspek Laut (2023), dan Pin Gadjah Mada Puspomad (2023).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Tongkat Komando Lanud...
Tongkat Komando Lanud Manuhua Biak Beralih ke Kolonel Rohmat Kusmayadi
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved