139 Rumah di Jateng dan Jatim Rusak Diguncang Gempa Yogya
Sabtu, 01 Juli 2023 - 13:45 WIB
loading...
Pasien RSUD Pacitan, Jawa Timur berhamburan ke luar ruang perawatan saat terjadi gempa berkekuatan magnitudo 6,4. Foto/iNews TV/Ahmad Subekhi
A
A
A
JAKARTA - Gempa 6,4 magnitudo yang berpusat 81 km Selatan Kota Wates, Kulonprogro, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (30/6/2023) malam, berdampak ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 116 kepala keluarga (KK) di Jateng dan Jatim terdampak gempa Yogya.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mencatat warga di 11 kabupaten di Jateng merasakan guncangan gempa, antara lain Kabupaten Tegal, Kebumen, Purbalingga, Wonogiri, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Banyumas, Banjarnegara, Klaten, dan Brebes. Akibatnya 102 KK terdampak.
"Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Wonogiri 67 KK. Selanjutnya di Kabupaten Kebumen 13 KK, Purbalingga dan Wonosobo masing-masing 6 KK, Purworejo 4 KK, Magelang, Banyumas, dan Banjarnegara 2 KK, sedangkan Kabupaten Tegal dan Brebes masing-masing 1 KK," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (1/7/2023).
"Sebanyak 2 KK atau 4 jiwa mengungsi ke tempat kerabat terdekat dan 1 warga mengalami luka sedang di Kabupaten Kebumen," katanya.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mencatat warga di 11 kabupaten di Jateng merasakan guncangan gempa, antara lain Kabupaten Tegal, Kebumen, Purbalingga, Wonogiri, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Banyumas, Banjarnegara, Klaten, dan Brebes. Akibatnya 102 KK terdampak.
"Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Wonogiri 67 KK. Selanjutnya di Kabupaten Kebumen 13 KK, Purbalingga dan Wonosobo masing-masing 6 KK, Purworejo 4 KK, Magelang, Banyumas, dan Banjarnegara 2 KK, sedangkan Kabupaten Tegal dan Brebes masing-masing 1 KK," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (1/7/2023).
"Sebanyak 2 KK atau 4 jiwa mengungsi ke tempat kerabat terdekat dan 1 warga mengalami luka sedang di Kabupaten Kebumen," katanya.
Lihat Juga :