Purnawirawan Pati TNI-Polri Ingatkan Negara Harus Netral di Pemilu 2024
Selasa, 27 Juni 2023 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Anggota FKPP, Marsekal Madya TNI (Purn) M Syaugi mengaku kecewa terhadap Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang ingin merebut Partai Demokrat dengan cara-cara yang tidak sesuai aturan hukum dan etika berpolitik. Menurutnya, upaya tercela itu telah mencederai hati rakyat, serta rasa keadilan dan demokrasi.
"Aksi cap jempol berdarah oleh ribuan Kader Demokrat dan rakyat merupakan ekspresi kecemasan masyarakat yang harus diperhatikan secara serius oleh negara. Kami sangat mendukung kewenangan para Yang Mulia Hakim Mahkamah Agung (MA) untuk menegakkan hukum seadil-adilnya, sesuai norma hukum atas perkara Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan KSP Moeldoko," kata peraih Adhi Makayasa Akabri Udara tahun 1984 ini.
Ratusan purnawirawan TNI-Polri itu juga menyampaikan keprihatinannya melihat dugaan adanya praktik-praktik hukum berstandar ganda untuk menekan pihak yang berbeda pilihan politik.
"Aksi cap jempol berdarah oleh ribuan Kader Demokrat dan rakyat merupakan ekspresi kecemasan masyarakat yang harus diperhatikan secara serius oleh negara. Kami sangat mendukung kewenangan para Yang Mulia Hakim Mahkamah Agung (MA) untuk menegakkan hukum seadil-adilnya, sesuai norma hukum atas perkara Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan KSP Moeldoko," kata peraih Adhi Makayasa Akabri Udara tahun 1984 ini.
Ratusan purnawirawan TNI-Polri itu juga menyampaikan keprihatinannya melihat dugaan adanya praktik-praktik hukum berstandar ganda untuk menekan pihak yang berbeda pilihan politik.
(abd)
Lihat Juga :