Dukung Revisi UU TNI, BEM Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional
Selasa, 27 Juni 2023 - 00:26 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya juga sudah mengkaji beberapa hal termasuk penyesuaian nomenklatur yang sudah tidak sesuai. Misalnya saja Departemen Pertahanan yang kini menjadi Kementerian Pertahanan.
"Penambahan matra intelijen siber yang memang dibutuhkan negara menghadapi perang perang modern yang menggunakan proxy negara maupun nonnegara," ungkap Yaser.
Menurutnya diperlukan juga penambahan usia keprajuritan pada tubuh TNI. Hal itu berdasarkan produktifitas dan penelitian indeks angka harapan hidup yang seiring meningkat.
"Perlu juga penambahan usia keprajuritan dari 53 tahun menjadi 58 tahun dan perwira dari 58 tahun menjadi 60 tahun berdasarkan produktifitas dan penelitian indeks angka harapan hidup yang meningkat," tutupnya.
Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan naskah kajian untuk kepada penentu kebijakan. Ia pun berharap agar kajiannya dapat dipertimbangkan.
"Penambahan matra intelijen siber yang memang dibutuhkan negara menghadapi perang perang modern yang menggunakan proxy negara maupun nonnegara," ungkap Yaser.
Menurutnya diperlukan juga penambahan usia keprajuritan pada tubuh TNI. Hal itu berdasarkan produktifitas dan penelitian indeks angka harapan hidup yang seiring meningkat.
"Perlu juga penambahan usia keprajuritan dari 53 tahun menjadi 58 tahun dan perwira dari 58 tahun menjadi 60 tahun berdasarkan produktifitas dan penelitian indeks angka harapan hidup yang meningkat," tutupnya.
Selanjutnya, pihaknya akan menyampaikan naskah kajian untuk kepada penentu kebijakan. Ia pun berharap agar kajiannya dapat dipertimbangkan.
(maf)
Lihat Juga :