Kemenag Latih 40 Perwakilan Dinas Agama Menulis Naskah Ilmiah Populer
Rabu, 21 Juni 2023 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Para peserta coaching clinik wajib mengikuti panduan teknis pelaksanaan kegiatan. Sebelumnya, mereka wajib mengirimkan tulisan/naskah sesuai dengan tema dan judul yang sudah ditentukan. Tulisan berasal dari hasil pemikiran sendiri dan belum dipublikasikan.
Tulisan yang disusun oleh masing-masing peserta berupa kajian ilmiah baik dari hasil penelitian (kuantitatif atau kualitatif) atau nonpenelitian. Kajian tersebut bisa berupa makalah atau artikel dengan perspektif Tarbiyah, Dakwah/Komunikasi, Ekonomi Syariah, Hukum Islam, Linguistik (Adab), Tafsir Al-Qur’an dan Hadist, Filsafat Islam, Psikologi Islam, Sosiologi Islam, dan lainnya.
Ketua Pengurus GCKI Ellys Lestari Pambayun menyampaikan, pihaknya mendampingi para peserta yang menang dalam lomba naskah karya tulis ilmiah yang dilaksanakan olehnya sebelum kegiatan coaching clinic. "Tentu ini akan kami optimalkan sebaik mungkin agar para peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang dibutuhkan umat Islam saat ini," katanya.
salah satu peserta coaching clinic dari IAIN Langsa, Aceh, Samsul Bahri menyampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat. Ia berharap pelatihan menulis dapat diselenggarakan secara berkala untuk meningkatkan potensi-potensi kemampuan menulis ilmiah di Kemenag.
"Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan karya buku panduan yang berisi naskah-naskah ilmiah keislaman yang tentunya dibutuhkan oleh masyarakat di tengah dinamika pemikiran keagaaman yang dewasa ini rentan dengan potensi kesalahpahaman," katanya.
Tulisan yang disusun oleh masing-masing peserta berupa kajian ilmiah baik dari hasil penelitian (kuantitatif atau kualitatif) atau nonpenelitian. Kajian tersebut bisa berupa makalah atau artikel dengan perspektif Tarbiyah, Dakwah/Komunikasi, Ekonomi Syariah, Hukum Islam, Linguistik (Adab), Tafsir Al-Qur’an dan Hadist, Filsafat Islam, Psikologi Islam, Sosiologi Islam, dan lainnya.
Ketua Pengurus GCKI Ellys Lestari Pambayun menyampaikan, pihaknya mendampingi para peserta yang menang dalam lomba naskah karya tulis ilmiah yang dilaksanakan olehnya sebelum kegiatan coaching clinic. "Tentu ini akan kami optimalkan sebaik mungkin agar para peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang dibutuhkan umat Islam saat ini," katanya.
salah satu peserta coaching clinic dari IAIN Langsa, Aceh, Samsul Bahri menyampaikan, kegiatan ini sangat bermanfaat. Ia berharap pelatihan menulis dapat diselenggarakan secara berkala untuk meningkatkan potensi-potensi kemampuan menulis ilmiah di Kemenag.
"Diharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan karya buku panduan yang berisi naskah-naskah ilmiah keislaman yang tentunya dibutuhkan oleh masyarakat di tengah dinamika pemikiran keagaaman yang dewasa ini rentan dengan potensi kesalahpahaman," katanya.
(abd)
Lihat Juga :