Wasekjen MUI: Ponpes Al Zaytun Terafiliasi dengan Gerakan NII
Kamis, 22 Juni 2023 - 01:48 WIB
loading...
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, terafiliasi dengan gerakan NII. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan Pondok Pesantren Al Zaytun , Indramayu, Jawa Barat, terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Hal ini berdasarkan penelitian yang telah dilakukan MUI.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah mengatakan, pihaknya pernah melakukan penelitian terkait ponpes yang saat ini menjadi sorotan publik itu.
"Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan MUI, Al-Zaytun sudah jelas terafiliasi dengan gerakan NII," kata Ikhsan kepada wartawan di Kantor Menko Polhukam, Rabu (21/6/2023).
Diketahui, NII merupakan merupakan gerakan separatisme yang dipelopori oleh S.M. Kartosoewirjo. Tujuan didirikannya NII adalah untuk pembentukan negara Islam di Indonesia.
Baca: Tim Investigasi Buka Kemungkinan Panggil Panji Gumilang Dalami Kasus Ponpes Al Zaytun
Dia menjelaskan, penyimpangan itu jelas terlihat dari segala bentuk gerakannya yang persis dengan NII. "Baik dari pola rekrutmen, segi penghimpunan atau penarikan dana dari anggota dan masyarakat sudah sangat jelas itu, tidak terbantahkan," ujarnya.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah mengatakan, pihaknya pernah melakukan penelitian terkait ponpes yang saat ini menjadi sorotan publik itu.
"Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan MUI, Al-Zaytun sudah jelas terafiliasi dengan gerakan NII," kata Ikhsan kepada wartawan di Kantor Menko Polhukam, Rabu (21/6/2023).
Diketahui, NII merupakan merupakan gerakan separatisme yang dipelopori oleh S.M. Kartosoewirjo. Tujuan didirikannya NII adalah untuk pembentukan negara Islam di Indonesia.
Baca: Tim Investigasi Buka Kemungkinan Panggil Panji Gumilang Dalami Kasus Ponpes Al Zaytun
Dia menjelaskan, penyimpangan itu jelas terlihat dari segala bentuk gerakannya yang persis dengan NII. "Baik dari pola rekrutmen, segi penghimpunan atau penarikan dana dari anggota dan masyarakat sudah sangat jelas itu, tidak terbantahkan," ujarnya.
Lihat Juga :