Kemlu Sebut Pertemuan Thailand dengan Junta Militer Myanmar Langgar Konsensus ASEAN
Selasa, 20 Juni 2023 - 09:05 WIB
loading...
Kemlu menyatakan pertemuan Thailand dengan junta milier Myanmar melanggar konsensus ASEAN. Foto/antara
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus Menlu untuk Diplomasi Kawasan Ngurah Swajaya menegaskan pertemuan Thailand dengan Junta Militer Myanmar tak sesuai dengan Lima Poin Konsensus (5PC). Dalam praktiknya dibutuhkan pendekatan (engagement) para menlu negara ASEAN .
Dengan demikian, kehadiran hanya salah satu pihak, kata Ngurah justru menyalahi mandat 5PC yang telah disepakati para pemimpin ASEAN, termasuk perwakilan Myanmar pada 24 April 2021 lalu.
Penyataan ini merespons perihal undangan dari Thailand kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dan beberapa negara untuk menghadiri pertemuan informal pada Senin (19/6/2023) lalu.
"Jadi jika engagement ini hanya dilakukan dengan satu pihak saja, maka upaya tersebut boleh dikatakan menyalahi mandat 5PC," kata Ngurah kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/6/2023).
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa para pemimpin ASEAN sepakat untuk tidak mengajak junta militer Myanmar dalam pertemuan tingkat tinggi. Namun berdasarkan keputusan di KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN di Phon Pehm, Kamboja hanya perwakilan non politik yang dapat dilibatkan.
"Jadi keputusan ini jelas menyebutkan bahwa non political representation untuk Myanmar pada KTT dan pada pertemuan Menlu masih tetap berlaku," katanya.
Dengan demikian, kehadiran hanya salah satu pihak, kata Ngurah justru menyalahi mandat 5PC yang telah disepakati para pemimpin ASEAN, termasuk perwakilan Myanmar pada 24 April 2021 lalu.
Penyataan ini merespons perihal undangan dari Thailand kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dan beberapa negara untuk menghadiri pertemuan informal pada Senin (19/6/2023) lalu.
"Jadi jika engagement ini hanya dilakukan dengan satu pihak saja, maka upaya tersebut boleh dikatakan menyalahi mandat 5PC," kata Ngurah kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/6/2023).
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa para pemimpin ASEAN sepakat untuk tidak mengajak junta militer Myanmar dalam pertemuan tingkat tinggi. Namun berdasarkan keputusan di KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN di Phon Pehm, Kamboja hanya perwakilan non politik yang dapat dilibatkan.
"Jadi keputusan ini jelas menyebutkan bahwa non political representation untuk Myanmar pada KTT dan pada pertemuan Menlu masih tetap berlaku," katanya.
Lihat Juga :