Bawaslu Minta Menpan Perpanjang Masa Kerja 7 Ribu Pegawai Honorer

Sabtu, 17 Juni 2023 - 08:45 WIB
loading...
Bawaslu Minta Menpan...
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.meminta Menpan Azwar Anas memperpanjang masa kerja 7 ribu pegawai honorer Bawaslu yang akan habis lima hari menjelang masa kampanye. Foto/dok.SINDOnewss
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) terancam kehilangan 7 ribu pegawai honorer. Hal itu, diungkapkan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

Dia menjelaskan, masa kerja ribuan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPNPN) yang tersebar di seluruh Indonesia tersebut akan berakhir pada 23 November 2023. Dengan demikian, berakhirnya tugas PPNPN itu hanya berselang lima hari menjelang masa kampanye Pemilu 2024 yang dijadwalkan pada 28 November 2023..

Untuk itu, Bagja telah menyurati Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Regormasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Anas. Ia meminta agar masa kerja ribuan tenaga honorer itu diperpanjang.



"Ya diperpanjang dong, diperpanjang dan diselamatkan teman-teman (PPNPN) ini. Mereka telah berjuang dari tahun 2018, 2019 sampai 2024," tutur Bagja saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023).

Hanya, kata Bagja, Menpan RB Azwar Anas tak merespons suratnya. Padahal, sambungnya, petugas Bawaslu di daerah sangat terbatas untuk mengawai pelaksanaan pemilu.

"Di tingkat kab/kota hanya ada 10, ada tinggal 8, bagaimana kita kemudian melibatkan para staf jika kemudian para staf pun terbatas," tutur Bagja.

Bagja pun juga tak ingin mempekerjakan tenaga honorer dengan gunakan APBN, guna menutup kekurangan tenaga kerja. "Nanti diperiksa BPK, ini apa dasar hukumnya?" ucap Bagja.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Chusnul Mariyah Usul...
Chusnul Mar'iyah Usul Bubarkan Bawaslu dan Cabut Wewenang MK Tangani Sengketa Pemilu
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Evaluasi WFH ASN Pekan...
Evaluasi WFH ASN Pekan Pertama, MenPANRB: Cukup Menggembirakan
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved