Muhammadiyah dan NU Mundur dari Program Kemendikbud, Nadiem Harus Jelaskan

Jum'at, 24 Juli 2020 - 22:00 WIB
loading...
A A A
"Tapi dengan fenomena yang terjadi di akhir ini khusus di dunia pendidikan saya kira Pak Presiden wajib mengevaluasi kinerja Menteri secara komprehensif. Ini karena sampai hari ini masyarakat banyak mengalami kesulitan terkait dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sangat berdampak pada save economy keluarga yang menimbulkan kecemasan bahkan menghadirkan tindakan-tindakan yang menimbulkan keresahan di masyarakat," paparnya.

Dia menyarankan, solusi secara umum yaitu Menteri Nadiem harus menerapkan Manajeman Pendidikan dalam dunia pendidikan yang selama ini sudah diterapkan. Edison mebambahkan, jangan melakukan perubahan dengan menggunakan Manajemen Bisnis dalam dunia pendidikan.

"Konkritnya adalah kalau belajar online, kita butuh handphone, akses internet, ini tentunya berkaitan dengan economy bussines. Karena itu butuh ketegasan Menteri untuk menindaklanjuti Permendikbud Nomor 19 dan Nomor 20 Thn 2020 secara tegas. Sehingga bagi saya, supaya persoalan fenomena seperti ini tidak mengalami kegaduhan dan menimbulkan interpretasi yang berlebihan. Maka saya meminta Pak Menteri untuk gunakanlah Manajemen Pendidikan yang tepat," ujarnya.

"Jangan mengatasnamakan perubahan lalu menyelipkan dan memasukkan manajemen bisnis dalam dunia pendidikan. Sebaiknya dan seharusnya sebagai menteri tidak usah malu untuk bertanya, tidak usah ragu-ragu untuk meminta pendapat dari orang-orang yang benar-benar kompeten di Negara ini," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Bacakan Pleidoi, Nadiem:...
Bacakan Pleidoi, Nadiem: Proyek Chrome Hemat Negara Rp3,9 Triliun, Bukan Merugikan
Nadiem Bacakan Pledoi:...
Nadiem Bacakan Pledoi: Usai Terima Bintang Mahaputra Adipradana Dihadiahi Jeruji Besi
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Percayakan Pemotongan...
Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved