Gibran Ungkap Motivasinya Maju sebagai Calon Wali Kota Solo

Jum'at, 24 Juli 2020 - 22:17 WIB
loading...
Gibran Ungkap Motivasinya...
Gibran Rakabuming Raka dipastikan maju sebagai calon wali kota Solo, berdampingan dengan politikus senior PDI Perjuangan, Teguh Prakoso dalam Pilkada Serentak pada Desember 2020 mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dipastikan maju sebagai calon wali kota Solo, berdampingan dengan politikus senior PDI Perjuangan, Teguh Prakoso dalam Pilkada Serentak pada Desember 2020 mendatang.

Langkah pengusaha katering dan martabak ini maju sebagai calon wali kota Solo melalui kendaraan mengikuti jejak ayahnya, Jokowi, menjadi sorotan publik. Apalagi, dalam setahun terakhir, Gibran mengaku aktif melakukan aksi blusukan yang selama ini menjadi ”trade mark” Jokowi sejak menjadi wali kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi Presiden.

Dalam webinar bertema “Calon Kepala Daerah Muda Bicara Politik, Dedikasi, Motivasi, hingga Respons Politik Dinasti” yang digelar DPP PDI Perjuangan, Jumat (24/7/2020), Gibran pun menyampaikan alasannya maju sebagai calon wali kota Solo. (Baca juga: Mulai Safari Politik, Gibran Temui Anggota Fraksi PDIP Solo)

Secara singkat, Gibran mengatakan selama ini sebagai pengusaha, hal yang bisa dilakukan untuk masyarakat sangat terbatas. “Saya sebagai pengusaha, yang bisa saya sentuh cuma pegawai saya saja. Tapi kalau masuk ke politik, saya bisa menyentuh 500.000 orang (warga Solo) melalui kebijakan-kebijakan saya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, suami dari mantan putri Solo, Selvi Ananda ini juga akhirnya membuka suara soal tudingan politik dinasti yang selama ini dialamatkan kepada dirinya sebagai seorang putra Presiden. Dikatakan Gibran, dalam sebuah kontestasi, tidak ada kewajiban bagi warga Solo untuk memilih dirinya. ”Saya ikut kontestasi itu bisa menang, bisa kalah. Gak ada kewajiban untuk harus memilih saya,” katanya. (Baca juga: Gibran Diprediksi Tanpa Lawan, Hasto: Kotak Kosong Juga Proses Demokrasi)

Menurutnya, sebagai calon wali kota, dirinya mempersilakan warga Solo untuk mencoblos atau tidak mencoblos dirinya. ”Saya kan ikut kontestasi, bisa dicoblos, bisa tidak. Tidak ada kewajiban mencoblos saya, ini kan kontestasi. Dimana dinasti politiknya? Saya juga bingung,” ungkapnya.

Namun, pemilih gerai Markobar ini mengaku masyarakat Kota Solo sudah sangat mengerti. Jika hingga saat ini masih ada orang yang membicarakan soal politik dinasti, Gibran mengaku sudah mengetahui orang-orangnya. ”Kita tahu orang-orangnya siapa, dan yang diributkan itu-itu saja,” katanya.

Dikatakan Gibran, selama setahun terakhir dalam setiap melakukan blusukan untuk menyapa warga, Gibran mengaku selalu menjelaskan mengenai isu dinasti politik kepada warga Kota Solo. Menurutnya, warga Solo pun sudah sangat paham soal tersebut.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
KontraS Tolak Wapres...
KontraS Tolak Wapres Gibran Jenguk Andrie Yunus di RSCM, Ini Alasannya
Gugatan Bonatua Soal...
Gugatan Bonatua Soal Ijazah Gibran Dikabulkan, KIP Beri Waktu 14 Hari Kemendikdasmen Ajukan Keberatan
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Infografis
10 Ikon Kota di Indonesia...
10 Ikon Kota di Indonesia yang Populer sebagai Spot Wisata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved