Hasto Ungkap Kode Partai Emas Pengusung Ganjar adalah Golkar

Senin, 12 Juni 2023 - 19:17 WIB
loading...
Hasto Ungkap Kode Partai...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan soal kode partai emas yang disebutnya akan bergabung menjadi partai pengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan soal kode partai emas yang disebutnya akan bergabung menjadi partai pengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024. Kode itu ia tujukan untuk Partai Golkar .

Pernyataan itu ia ungkap secara gamblang di depan Wakil Ketua Partai Golkar Nurdin Halid. Menurutnya, kode yang disampaikan sudah sangat jelas tertuju pada partai berlambang pohon beringin itu.

Baca juga: Soal Dukungan Ganjar, PDIP Akan Temui Golkar dan PKB

"Saya tadi bilang sama Bang Nurdin, kalau kuning merah menjadi satu, ya yang ada jadi merah putih seperti saat ini," ujar Hasto dalam dalam Talk Politics With Reinhard Sirait MNC News, Senin (12/6/2023).

"Ya, sangat clear (emas itu Golkar)," sambungnya.

Sebelumnya, Hasto mengatakan bakal ada beberapa partai politik lain yang akan mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024. Ia pun memberikan kode bahwa partai tersebut berwarna hijau dan emas.

"Kan warna hijau sudah ada, nah nanti akan semakin hijau, itu juga nanti diharapkan bisa bergabung. Kemudian kita lihat Indonesia emas Pak Jokowi, sehingga warna keemasan itu juga nanti diharapkan bisa bekerja sama," kata Hasto kepada wartawan di DPP PDIP, Jakarta, Jumat 9 Juni 2023.

“Ya kami intens berdialog dengan Partai Golkar, PKB, bahkan Cak Imin kan juga digadang-gadang sebagai cawapres. Kami intens melakukan komunikasi politik dan dua periode kami juga bekerja sama. Ini yang terus akan kami komunikasikan," sambungnya.

Menanggapi pernyataan Hasto, Wakil Ketua Partai Golkar Nurdin Halid mengungkap bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan PDIP.

Namun sesuai dengan mandat, kata Nurdin, pihaknya tetap akan mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres atau cawapres.

"Sangat terbuka dan berpeluang, karena tujuan PDIP dan Golkar sama sama, kita sama-sama selama dua periode, tidak ada hal yang berbeda dalam membangun bangsa dan negara. Tidak ada hal yang berbeda dalam prinsip dan dapat menghambat kerja sama PDIP," jelasnya.

Jika mandat tersebut tidak dijalankan ketika Golkar bergabung bersama PDIP, Nurdin justru mempertanyakan apa yang akan didapat partainya. "Hanya itu tadi, bukan transaksional, hanya apa yang didapat Golkar, kebetulan mandat Airlangga jadi capres atau cawapres," katanya.

Baca juga: Kerja Sama PDIP-Partai Perindo Punya Kesamaan Ideologi dan Kedekatan Emosional

"Kalau itu diakomodasi dengan baik, tidak ada hambatan sedikitpun Golkar bergabung dengan PDIP, sekalipun kami sudah tau ini tidak mudah, karena di sana juga banyak partai yang akan bergabung," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Berita Terkini
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved