Fakta Menarik Letjen Yunus Yosfiah, dari Menteri hingga Anggota DPR

Minggu, 11 Juni 2023 - 10:49 WIB
loading...
Fakta Menarik Letjen...
Yunus Yosfiah merupakan salah satu tokoh militer Indonesia yang sempat terjun ke dunia politik. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Yunus Yosfiah merupakan salah satu tokoh militer Indonesia yang sempat terjun ke dunia politik. Dirinya pernah menjabat sebagai Menteri Departemen Penerangan dan sempat jadi anggota DPR RI.

Berbagai hal telah terjadi sepanjang karier politik dan militer Letjen Yunus Yosfiah, baik itu berkaitan dengan prestasi maupun kontroversi.

Karenanya terdapat sejumlah fakta menarik yang berkaitan dengan pria kelahiran 7 Agustus 1944 tersebut.

Baca juga: Tokoh Militer yang Berpeluang Nyapres 2024, dari Prabowo hingga Doni Monardo

3 Fakta Menarik Letjen Yunus Yosfiah

Berikut ini empat fakta menarik tentang Letjen Yunus Sofiah.

1. Menteri Penerangan yang Terakhir

Pria bernama lengkap Muhammad Yunus Yosfiah ini pernah ditunjuk sebagai Menteri Departemen Penerangan periode 1998-1999, era kepresidenan B.J Habibie.

Setelah melepas jabatannya sebagai Menteri Penerangan pada 1999, departemen tersebut akhirnya dibubarkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid. Sekaligus membuat Yunus menjadi Menteri Penerangan Terakhir.

Menurut laman Kominfo, Kementerian Penerangan akhirnya dibentuk kembali dengan nama "Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi" tahun 2001. Sekarang departemen tersebut dikenal sebagai Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Profil Jenderal Gatot Subroto, Tokoh Perjuangan Militer yang Menjadi Pahlawan Nasional Indonesia

2. Menghapus Aturan Wajib Nonton Film G30S PKI

Pada era Orde Baru, setiap tanggal 30 September, film "Pengkhianatan G30S/PKI" selalu wajib diputar di stasiun televisi nasional. Namun aturan ini berubah seiring Yusuf menjabat sebagai Menteri Penerangan.

Diketahui bahwa tokoh Angkatan Udara saat itu, Marsekal Udara Saleh Basarah meminta Yunus Yosfiah untuk menghapuskan aturan wajib menonton Film G30S PKI, sebab sejumlah anggota TNI AU menilai film tersebut mendiskreditkan pangkalan AURI di Halim Perdanakusumah dianggap sebagai sarang PKI.

Dari situlah Yunus Yosfiah mengatakan pemutaran film yang bernuansa pengkultusan tokoh, seperti film Pengkhianatan G30S/PKI, Janur Kuning, Serangan Fajar tidak sesuai lagi dengan dinamika reformasi, dan mulai tidak menayangkannya kembali di saluran televisi nasional.

3. Masuk PPP dan Jadi Anggota DPR RI

Pada tahun 2002, Yunus memutuskan untuk masuk menjadi anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dirinya bahkan sempat menjadi Sekretaris Jenderal PPP dari bulan Desember 2003 hingga tahun 2007.

Bersama dengan PPP, Yunus sempat terpilih untuk menjadi anggota DPR mewakili dapil Sulawesi Selatan II di Komisi XI periode 2004–2009.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Rekomendasi
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved