Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, KSAL: Anugerah Sangat Membanggakan
Jum'at, 24 Juli 2020 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Pangkogabwilhan I ini menegaskan, kehormatan dan kebanggaan ini sekaligus memberikan implikasi tentang rasa tanggung jawab yang sangat besar untuk menyiapkan dan meningkatkan kemampuan tempur Korps Marinir TNI Angkatan Laut sebagai pasukan pendarat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). ”Baret Ungu kebanggaan Marinir bukan semata-mata sebagai simbol, namun merupakan lambang perwujudan kehormatan dan kebanggaan korps yang memberi makna penting sebagai hasil perjuangan dan pengabdian, yang juga merupakan ciri khas semangat pengabdian Korps Marinir," ucapnya.
![Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir, KSAL: Anugerah Sangat Membanggakan]()
Yudho menyadari sepenuhnya bahwa penganugerahan ini hakekatnya merupakan wujud kepercayaan dari Korps Marinir dan seluruh prajurit-prajuritnya kepada dirinya baik selaku pribadi maupun sebagai pimpinan TNI Angkatan Laut. ”Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan penghargaan dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Komandan Korps Marinir dan seluruh prajurit yang telah menempatkan saya sebagai bagian dari keluarga besar Korps Marinir TNI Angkatan Laut,” ucapnya.
Dia menilai, prajurit Marinir merupakan sosok Kesatria Angkatan Laut yang senantiasa berdiri kokoh demi kedaulatan NKRI. Korps Marinir selalu menunjukkan profesionalisme sebagai bagian dari komponen SSAT TNI Angkatan Laut dalam setiap penugasan untuk menjaga keutuhan, keselamatan dan kedaulatan NKRI. Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan Marinir dalam Gugus Tugas Gabungan Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19.
Sejarah penanganan pandemi Covid-19 telah ditorehkan oleh prajurit Korps Marinir yang berpartisipasi dari penjemputan pasien dengan KRI, pembangunan rumah sakit di Pulau Galang, karantina Wisma Atlet sampai dengan membantu pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh Tanah Air. “Ketika rakyat dan bangsa kita membutuhkan yang terbaik mereka sebut Marinir, ketika keamanan negara terancam kami mengandalkan Korps Marinir, ketika Ibu Pertiwi memerlukan kami mengirim Korps Marinir,” ujarnya.

Yudho menyadari sepenuhnya bahwa penganugerahan ini hakekatnya merupakan wujud kepercayaan dari Korps Marinir dan seluruh prajurit-prajuritnya kepada dirinya baik selaku pribadi maupun sebagai pimpinan TNI Angkatan Laut. ”Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan penghargaan dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Komandan Korps Marinir dan seluruh prajurit yang telah menempatkan saya sebagai bagian dari keluarga besar Korps Marinir TNI Angkatan Laut,” ucapnya.
Dia menilai, prajurit Marinir merupakan sosok Kesatria Angkatan Laut yang senantiasa berdiri kokoh demi kedaulatan NKRI. Korps Marinir selalu menunjukkan profesionalisme sebagai bagian dari komponen SSAT TNI Angkatan Laut dalam setiap penugasan untuk menjaga keutuhan, keselamatan dan kedaulatan NKRI. Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan Marinir dalam Gugus Tugas Gabungan Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19.
Sejarah penanganan pandemi Covid-19 telah ditorehkan oleh prajurit Korps Marinir yang berpartisipasi dari penjemputan pasien dengan KRI, pembangunan rumah sakit di Pulau Galang, karantina Wisma Atlet sampai dengan membantu pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh Tanah Air. “Ketika rakyat dan bangsa kita membutuhkan yang terbaik mereka sebut Marinir, ketika keamanan negara terancam kami mengandalkan Korps Marinir, ketika Ibu Pertiwi memerlukan kami mengirim Korps Marinir,” ujarnya.
Lihat Juga :