Ketua Umum PBNU KH Yahya Staquf Menghadap Jokowi di Istana

Jum'at, 09 Juni 2023 - 11:51 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Yahya...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf melaporkan sejumlah agenda yang diinisiasi PBNU kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan. Foto: MPI/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama ( PBNU ) Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini. Yahya mengaku melaporkan sejumlah agenda besar yang digagas PBNU, salah satunya gerakan keluarga maslahat Nahdlatul ulama.

"Yang ini kami desain untuk menjadi kegiatan di tingkat desa, melibatkan keluarga-keluarga dan warga desa untuk berbagai bidang kehidupan sehingga NU bisa hadir secara nyata di dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat," kata Yahya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (9/6/2023).

Yahya mengatakan gerakan keluarga maslahat NU akan dikerjasamakan dengan berbagai kementerian. Antara lain, Kemenag, Kementerian Pendidikan, Kementerian UKM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian BUMN.

"Ini sudah di-break down dalam kegiatan-kegiatan konkret di lapangan. Nah tentu nanti juga akan dikembangkan kerja sama dengan pihak-pihak nonpemerintah walaupun saat ini belum sampai ke sana. Tapi yg sudah siap karena ini sejak awal terbentuknya PBNU sudah dimulai penggalangan kerja sama dengan kementerian-kementerian ini maka sudah siap," kata Yahya.



Yahya juga melaporkan mengenai gagasan forum dialog antaragama dan antarbudaya yang akan ikut serta menyemarakkan forum di Asean pada September 2023 nanti.

"Untuk itu kami memohon izin kepada pak presiden dan beliau memberi izin. Sekarang kami sudah siap segala sesuatunya tinggal tadi kami mohon saran tentang waktu pelaksanaannya. Karena kami juga berharap pak presiden bisa membuka dan memberikan pidato Kunci dalam forum tersebut," kata Yahya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved