5 Fakta Mayjen TNI Deddy Suryadi, Jenderal Bintang Dua Pertama dari Akmil 1996

Rabu, 31 Mei 2023 - 16:19 WIB
loading...
5 Fakta Mayjen TNI Deddy...
Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi merupakan salah seorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi merupakan salah seorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat. Saat ini, dia mengemban tugas sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Pada perjalanan karier militernya, jenderal bintang dua ini memiliki banyak fakta menarik yang mungkin belum diketahui banyak orang. Berikut beberapa di antaranya.

Baca juga: Satyalancana Mayjen TNI Deddy Suryadi, Danjen Kopassus Berkarier Cemerlang

Fakta Mayjen TNI Deddy Suryadi

1. Jebolan Akmil 1996 Pertama yang Pecah Bintang

Pada statusnya, Deddy Suryadi merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996. Melihat ke belakang, terdapat catatan menarik dari sosok kelahiran 14 September 1973 ini.

Mengutip keterangan dari laman resmi TNI AD, Deddy adalah lulusan Akmil 1996 pertama yang sukses menembus perwira tinggi (pati). Hal ini didapatkan saat dia menjabat Wadanjen Kopassus tahun 2021.

Kesuksesannya kembali terulang saat bintang emas di pundaknya bertambah satu. Pasca ditunjuk menjadi Danjen Kopassus beberapa waktu lalu, Deddy Suryadi resmi menyandang pangkat bintang dua alias Mayor Jenderal (Mayjen).

2. Banyak Menempati Jabatan Strategis

Pada perjalanan kariernya, Deddy Suryadi memiliki riwayat yang terbilang moncer. Tak hanya dari pangkatnya, hal ini dibuktikan dengan sejumlah posisi strategis yang pernah diduduki.

Sebelum menyemat jabatan Danjen Kopassus, Deddy pernah menjadi Danrem 074/Warastratama (2021). Selain itu, dia juga sempat menjabat Wadanjen Kopassus periode 2021-2022 hingga Kasdam IV/Diponegoro (2022-2023).

3. Pernah Menjadi Ajudan Presiden

Melihat ke belakang, Mayjen TNI Deddy Suryadi juga memiliki pengalaman menjadi Ajudan Presiden. Pada tahun 2017, serdadu kelahiran Bandung ini dipercaya menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Posisi tersebut ditempati Deddy selama beberapa tahun. Sekitar tahun 2019, dia beralih tugas menjadi Perwira Menengah (Pamen) Detasemen Markas (Denma) Mabesad.

Baca juga: Penuh Haru Prajurit Lepas Mayjen TNI Deddy Suryadi Jadi Danjen Kopassus

4. Memiliki Deretan Brevet dan Satyalancana

Pada sepak terjangnya di militer, Deddy Suryadi juga memiliki sejumlah brevet. Sebut saja seperti Brevet Komando, Brevet Free Fall, Brevet Para Utama, Brevet Pathfinder, dan lain sebagainya.

Sementara untuk satyalancana yang dimiliki di antaranya adalah Satyalancana Kesetiaan, Satytalancana Raksaka Dharma, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Wira Nusa, Satyalancana Wira Dharma, Satyalancana Wira Siaga, Satyalancana Ksatria Yudha, Satyalancana Dwidya Sistha, hingga Satyalancana Kebaktian Sosial.

5. Pimpin Korps Baret Merah

Saat ini, Mayjen TNI Deddy Suryadi menjadi orang nomor satu di Korps Baret Merah. Ketentuan ini didapat berdasarkan SK Panglima TNI Nomor Kep/338/III/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Melihat riwayatnya, penunjukannya ini seakan menjadikan Deddy pulang ke rumah lamanya. Sempat bertugas di Kodam IV/Diponegoro, kini dia kembali berkantor di Cijantung, Jakarta Timur.

Pada tugas barunya ini, sebelumnya Deddy menggantikan Mayjen TNI Iwan Setiawan yang beralih menjadi Pangdam Tanjungpura.

Itulah sejumlah fakta dari Mayjen TNI Deddy Suryadi yang menarik diketahui.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Kasus Chromebook, Publik...
Kasus Chromebook, Publik Harus Fokus Fakta Sidang daripada Opini Digital
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Berita Terkini
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved