Dirjen KLHK Rosa Vivien Pimpin Delegasi Indonesia Sidang Komite di Paris
Rabu, 31 Mei 2023 - 06:08 WIB
loading...
Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati memimpin delegasi Indonesia di Paris. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati memimpin delegasi Indonesia di Paris. Delegasi ini berjumlah 19 orang dari tiga kementerian.
Pada kesempatan itu, Rosa Vivien bersama delegasi Indonesia menghadiri Second Session of the Intergovernmental Negotiating Committee (INC-2) di Markas UNESCO, Paris, Senin 29 Mei 2023 waktu setempat.
Sebanyak 19 orang yang dipimpin Rosa Vivien tersebut berasal dari KLHK, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian Perindustrian, untuk negosiasi penyusunan perjanjian internasional dalam menghentikan polusi plastik.
Rosa Vivien menyatakan, Pemerintah Indonesia mendukung penuh agenda global untuk mengakhiri polusi plastik karena hal itu sejalan dengan kebijakan dan regulasi nasional.
"Indonesia memiliki ambisi dan komitmen yang sejalan dengan ambisi dan komitmen global untuk menyusun international legally binding instrument mengakhiri polusi plastik," kata Rosa Vivien dalam keterangannya, Rabu (31/5/2023).
Pada kesempatan itu, Rosa Vivien bersama delegasi Indonesia menghadiri Second Session of the Intergovernmental Negotiating Committee (INC-2) di Markas UNESCO, Paris, Senin 29 Mei 2023 waktu setempat.
Sebanyak 19 orang yang dipimpin Rosa Vivien tersebut berasal dari KLHK, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian Perindustrian, untuk negosiasi penyusunan perjanjian internasional dalam menghentikan polusi plastik.
Rosa Vivien menyatakan, Pemerintah Indonesia mendukung penuh agenda global untuk mengakhiri polusi plastik karena hal itu sejalan dengan kebijakan dan regulasi nasional.
"Indonesia memiliki ambisi dan komitmen yang sejalan dengan ambisi dan komitmen global untuk menyusun international legally binding instrument mengakhiri polusi plastik," kata Rosa Vivien dalam keterangannya, Rabu (31/5/2023).
Lihat Juga :