Atasi Covid-19, Kinerja Pemerintah Pusat Buruk tapi Jokowi Dinilai Bekerja Baik
Kamis, 23 Juli 2020 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, yang menyatakan cukup percaya pada Presiden Jokowi, paling banyak datang dari sektor perikanan dan kelautan, serta pertanian. "Nah pelaku usaha di dua sektor ini yang positif menilai presiden," ungkapnya.
(Baca: Diterpa Banyak Isu Miring, Elektabilitas PDIP Masih Tinggi)
Populasi survei ini adalah pelaku usaha pada tujuh sektor ekonomi di sembilan provinsi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur. Sedangkan ketujuh sektor tersebut yakni Pertanian non Perikanan dan Kelautan, Perikanan dan Kelautan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor, Pengangkutan dan Pergudangan.
Masing masing-masing sektor terdiri atas empat kategori skala usaha, Milkro, Kecil, Menengah, Besar. Indikator Politik Indonesia memilih sampel di masing-masing sektor dan skala usaha secara acak dengan jumlah yang sama, yakni 140 pelaku usaha per sektor, sehingga total sampel awal sebanyak 980 responden.
Lalu, untuk kebutuhan analisis dilakukan penambahan jumlah sampel (oversample) pada sektor pertanian dan sektor perikanan kelautan, masing-masing menjadi 150 dan 350 pelaku usaha. Kemudian, Indikator Politik Indonesia mewawancarai responden lewat telepon.
(Baca: Diterpa Banyak Isu Miring, Elektabilitas PDIP Masih Tinggi)
Populasi survei ini adalah pelaku usaha pada tujuh sektor ekonomi di sembilan provinsi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur. Sedangkan ketujuh sektor tersebut yakni Pertanian non Perikanan dan Kelautan, Perikanan dan Kelautan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor, Pengangkutan dan Pergudangan.
Masing masing-masing sektor terdiri atas empat kategori skala usaha, Milkro, Kecil, Menengah, Besar. Indikator Politik Indonesia memilih sampel di masing-masing sektor dan skala usaha secara acak dengan jumlah yang sama, yakni 140 pelaku usaha per sektor, sehingga total sampel awal sebanyak 980 responden.
Lalu, untuk kebutuhan analisis dilakukan penambahan jumlah sampel (oversample) pada sektor pertanian dan sektor perikanan kelautan, masing-masing menjadi 150 dan 350 pelaku usaha. Kemudian, Indikator Politik Indonesia mewawancarai responden lewat telepon.
(muh)
Lihat Juga :