Distopia Kecerdasan Buatan: Ancaman AI yang Paling Berbahaya bagi Kemanusiaan

Jum'at, 26 Mei 2023 - 11:18 WIB
loading...
Distopia Kecerdasan...
Ardiyansah, Digital Media Enthusiast Senior Business Analyst, BINUS Digital
A A A
Ardiyansah, Digital Media Enthusiast
Senior Business Analyst, BINUS Digital

KITA
sering membicarakan Artificial Intelligence (AI) dalam nuansa yang suram. Mulai yang paling "remeh" soal pencurian pekerjaan, hingga ancaman punahnya peradaban. Hal ini tentu beralasan, sebab bagaimanapun, arah perkembangan AI belum sepenuhnya terang benderang. Bidang pekerjaan kreatif yang menurut Kai-Fu Lee --penulis buku AI Superpowers: China, Silicon Valley, and The New World Order-- akan terdampak paling akhir, nyatanya saat ini juga turut terancam.

Distopia Kecerdasan Buatan: Ancaman AI yang Paling Berbahaya bagi Kemanusiaan


Kai-Fu Lee dikenal sebagai tokoh penyokong teknologi AI. Lee percaya bahwa AI dapat memberikan manfaat bagi manusia dan kemanusiaan. Lee meyakini AI dapat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia melalui perbaikan layanan kesehatan dan pendidikan. Namun demikian, Lee juga menganjurkan perkembangan AI harus segera diregulasi. AI bisa sangat mengancam karena dapat dilatih untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan berbahaya seperti menyebarkan berita dusta, mencelakai hingga membunuh manusia. Bahkan dalam skala yang lebih mengerikan, menjadi mesin perang yang efektif dan tidak memiliki perasaan.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Geoffrey Hinton, sesepuh teknologi AI, yang baru-baru ini mengejutkan khalayak karena memilih mundur dari Alphabet Inc. --induk Google-- dan kini justru mengampanyekan bahaya AI. Hinton mengatakan, perkembangan AI saat ini bisa sangat tak terkendali dan mengancam. Hinton kerap menyinggung soal aktor-aktor jahat yang dapat menguasai dan memanfaatkan kecanggihan AI untuk kezaliman, seperti peperangan dan pembantaian massal, yang ujungnya adalah upaya untuk mengendalikan manusia. Hinton mengatakan hal tersebut sambil menyitir Machiavelli.

Hinton yang berjuluk "Bapak AI" dan pernah memenangkan Penghargaan Turing serta berkontribusi besar dalam perkembangan machine learning, deep learning, dan back propagation yang merupakan "roh" teknologi AI kontemporer, mengkhawatirkan kecerdasan buatan manusia ini dalam beberapa waktu ke depan akan melampaui kecerdasan biologis (otak) manusia dan bahkan menundukkan superioritas manusia. Parahnya, menurut Hinton, AI adalah "makhluk abadi" hasil ciptaan manusia yang fana. Sehingga menurut Hinton, manusia tidak akan mampu mengendalikan kekuatan sebesar itu. Bahaya AI, masih menurut Hinton, lebih nyata dibanding perubahan iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Rekomendasi
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved