Soal Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi, Pengamat: Harus Jelas Politik Anggarannya
Kamis, 25 Mei 2023 - 15:03 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati menilai tidak ada salahnya Kodam ada di setiap provinsi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - TNI Angkatan Darat (AD) memastikan rencana pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) di tiap provinsi tidak semata-mata untuk menghadapi perang. Melainkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengendalian operasi dalam mendukung pemerintah daerah.
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati menilai tidak ada salahnya Kodam ada di setiap provinsi. Tetapi tentu harus melalui unsur penelitian terhadap kebutuhan Kodam di semua provinsi tersebut.
Baca juga: Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi Dikritik, Ini Penjelasan KSAD Jenderal Dudung
"Harus dibahas secara mendalam dengan Komisi l DPR RI mitra TNI. Juga harus jelas dulu politik anggarannya, jangan sampai pembentukan Kodam justru mengurangi pos-pos lain yang juga penting dalam tubuh TNI," ujarnya, Kamis (25/4/2023).
Mantan Anggota Komisi I DPR ini juga mengatakan SDM TNI AD harus dipersiapkan sehingga mencukupi penempatan di Kodam-Kodam yang baru kelak. Seharusnya personel yang memegang jabatan di Kodam-Kodam itu juga menguasai tekhnologi perang modern.
Prajurit TNI AD harus dipersiapkan menghadapi ketidakpastian ancaman ke depannya yang dapat terjadi. Berbagai jenis wabah penyakit dan kemungkinan munculnya perang modern di mana semua menuntut kesiapan militer.
"Kualitas prajurit TNI juga harus ditingkatkan untuk mengawaki teknologi militer terkini. Seperti pemanfaatan Unmanned System, baik berupa robot maupun artificial intelligent, dan cyber defense," jelasnya.
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati menilai tidak ada salahnya Kodam ada di setiap provinsi. Tetapi tentu harus melalui unsur penelitian terhadap kebutuhan Kodam di semua provinsi tersebut.
Baca juga: Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi Dikritik, Ini Penjelasan KSAD Jenderal Dudung
"Harus dibahas secara mendalam dengan Komisi l DPR RI mitra TNI. Juga harus jelas dulu politik anggarannya, jangan sampai pembentukan Kodam justru mengurangi pos-pos lain yang juga penting dalam tubuh TNI," ujarnya, Kamis (25/4/2023).
Mantan Anggota Komisi I DPR ini juga mengatakan SDM TNI AD harus dipersiapkan sehingga mencukupi penempatan di Kodam-Kodam yang baru kelak. Seharusnya personel yang memegang jabatan di Kodam-Kodam itu juga menguasai tekhnologi perang modern.
Prajurit TNI AD harus dipersiapkan menghadapi ketidakpastian ancaman ke depannya yang dapat terjadi. Berbagai jenis wabah penyakit dan kemungkinan munculnya perang modern di mana semua menuntut kesiapan militer.
"Kualitas prajurit TNI juga harus ditingkatkan untuk mengawaki teknologi militer terkini. Seperti pemanfaatan Unmanned System, baik berupa robot maupun artificial intelligent, dan cyber defense," jelasnya.
Lihat Juga :