Bio Farma: Waktu Uji Klinis Fase 3 Vaksin Sinovac Memakan Waktu 6 Bulan

Kamis, 23 Juli 2020 - 13:57 WIB
loading...
Bio Farma: Waktu Uji...
PT Bio Farma (Persero) menggandeng Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung untuk melakukan uji klinis tahap ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac Biotech, Ltd asal China. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung untuk melakukan uji klinis tahap ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac Biotech, Ltd asal China. Waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui apakah vaksin itu berhasil atau gagal memakan waktu selama enam bulan.

"Jadi ada masa inkubasi yan tidak kita bisa tawar menawar. Jadi secara scientific enam bulan itu adalah waktyu yang optimal untuk melihat reaksi dari vaksin ini," ujar Head of Corporate Communication PT Bio Farma (Persero) Iwan Setiawan dalam acara Market Review di IDX Channel, Kamis (23/7/2020). (Baca juga: DPR Kritisi Aliran Dana dari Kemenhan ke Rekening Pribadi Rp48 Miliar)

Dia mengaku akan menjunjung tinggi aspek keamananan dan kualitas dari vaksin tersebut. Selain itu, menentukan waktu selama enam bulan itu dinilai sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam sebuah pengujian vaksin.

"Saya pikir enam bulan itu sudah maksimal. Uji klinis harus mempertikan safety dan kualitasnya," katanya.

Dia berharap proses perjalanan uji klinis terakhir ini berjalan lancar sehingga awal tahun 2021 sudah bisa diproduksi secara massal. "Semoga ini berjalan lancar dan di tahun 2021 bisa berpdoduksi secara massal," ucap dia. (Baca juga: Redmi Note 9 versi Up-grade Mau Diguyur Xiaomi dengan Lebih Banyak RAM)

Sebagai informasi, PT Bio Farma menerima pasokan vaksin dari Sinovac sebanyak 2.400 vaksin. Nantinya, pengujian vaksin ini dilakukan ke 1.620 subjek dengan rentang usia 18-59 tahun dan dengan kondisi tertentu. Kemudian, sisanya akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
Antara “One China...
Antara One China Policy dan Dua Realitas Politik
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Dalam Tiga Bulan Rusia...
Dalam Tiga Bulan Rusia Hancurkan 6 HIMARS di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved