Soal Temuan BPK, Kemhan Pastikan Tak Ada Penyalahgunaan Anggaran

Kamis, 23 Juli 2020 - 12:42 WIB
loading...
Soal Temuan BPK, Kemhan...
Sekretaris Itjen Kemhan Brigjen TNI Dwi Mastono, memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran dalam penggunaan rekening pribadi atase pertahanan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan tidak ada penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran terkait penggunaan rekening pribadi atase pertahanan (Athan).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Itjen Kemhan Brigjen TNI Dwi Mastono, merespons hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal pengelolaan APBN sebesar Rp48,12 miliar yang menggunakan rekening pribadi. ”Tidak ada pelanggaran, tidak ada kecurangan di dalam proses transaksi rekening yang ada. Hanya salah nama saja dan itu akan kita selesaikan di dalam tripartit,” ujar Kamis (23/7/2020). (Baca juga: Rekening Pribadi Dipakai Kelola APBN, BPK Akan Panggil Sri Mulyani dan Prabowo)

Dia menjelaskan, selama ini mekanisme penggunaan anggaran telah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 143 Tahun 2020 tentang Pelaksanakan APBN. Dimana setiap penerima Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) diharuskan membuat laporan keuangan mencakup berapa uang yang diterima dan dikeluarkan, serta berapa sisanya. ”Sebagai bukti pertanggung jawabnnya. Itu per Satker termasuk atase pertahanan. Nanti dihimpun dari unit organisasi, Kemhan, dari TNI dan masing-masing angkatan itu. Itu yang akan di laporkan kepada Kemenkeu. Laporan keuangan itu ditandatangani oleh Bapak Menteri. Itu proses berjalan sesuai aturan maka tidak ada temuan BPK dalam proses mekanisme. Yang ada hanya temuan bahwa menggunakan rekening pribadi,” ucapnya. (Baca juga: DPR Kritisi Aliran Dana dari Kemenhan ke Rekening Pribadi Rp48 Miliar)

Dia mengakui, kasus rekening pribadi ini merupakan temuan berulang. Hal ini disebabkan sulitnya mendapatkan account atau nomor resmi dari Kemenkeu. ”Rekening pribadi itu hanya istilah karena menggunakan nama perseorangan. Itu akan dilampiri juga NPWP dan segala macam data-data pribadi, makanya rekening pribadi. Terus terang aja berhubung ini belum ada perizinan dari Kementerian Keuangan, untuk mendapatkan account atau nomor resmi dinas yang tercatat di dalam Kementerian Keuangan sehingga nama yang tersebut lazimnya adalah nama rekening pribadi. karena engga ada istilah lain kecuali nama pribadi,” tegasnya.

Dia menambahkan, pengertian rekening pribadi adalah rekening yang digunakan atas nama pejabat. Ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan, operasional kedinasan dan tidak bercampur dengan kegiatan-kegiatan di luar kedinasan. ”Sedangkan yang dimaksud rekening dinas atau APBN itu adalah rekening dengan nama institusi. Bukan nama perseorangan. Makanya ini harus dibedakan dulu. Kalau nama rekening pribadi berdasar pada perorangan. Nanti kalau pejabatnya ganti rekening ganti lagi. Uang yang ada akan dipindah atau ditransfer. Jadi yang dimaksud rekening pribadi adalah rekening yang namanya pakai nama pejabat. Tapi kalau rekening APBN namanya adalah institusi. Seperti itu,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved