Hasil Survei Charta Politika: PPP Lolos Ambang Batas Parlemen 4,1%

Selasa, 16 Mei 2023 - 17:41 WIB
loading...
Hasil Survei Charta...
Hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia menunjukkan elektabilitas PPP untuk pertama kalinya menembus ambang batas parlemen yaitu 4,1%. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) terus meningkat dan menembus ambang batas parlemen yaitu 4,1%. Data tersebut berdasarkan hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia yang dirilis, Senin (15/5/2023).

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, ini kali pertama PPP memperoleh angka di atas parliamentary threshold (PT). Elektabilitas parpol yang masih belum mencapai ambang batas lainnya masih perlu bertarung lagi. “PPP pertama kali dalam survei kami melampaui angka parliamentary threshold, yaitu 4,1%,” kata Yunarto Wijaya. Baca juga: PPP Akui Sodorkan Imam Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar sebagai Cawapres Ganjar

Terpisah, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengaku senang dengan naiknya elektabilitas partai berlambang Kabah dalam survei kali ini. Mardiono menilai kenaikan elektabilitas PPP terus meningkat usai konsolidasi nasional dalam beberapa waktu terakhir sekaligus berdasarkan hasil keputusan Rapimnas V di Yogyakarta, yaitu PPP resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

“Alhamdulillah, selama kami bekerja tujuh bulan konsolidasi nasional membuahkan hasil. Kami mencalonkan Pak Ganjar sebagai capres melalui berbagai tahapan juga bagian konsolidasi. Tentu ini merupakan suatu apresiasi dari masyarakat yang masih mencintai PPP atas apa yang dikerjakan,” ujarnya.

Mardiono menyebut Ganjar memiliki efek elektoral yang tinggi, sehingga berdampak juga kepada PPP. “Tentu ini yang kami sebut sebagai efek elektoral, karena Pak Ganjar punya efek elektoral yang tinggi. Namun, hal ini juga tidak terlepas dari konsolidasi yang telah kami kerjakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mardiono mengaku akan terus bekerja secara maksimal untuk memenangkan PPP. “Saya akan terus kerja dan tidak akan puas sampai di situ, akan maksimal termasuk konsolidasi secara nasional. Apalagi setelah ditetapkan bacaleg di seluruh Indonesia. Semuanya akan turun ke lapangan menyosialisasikan program PPP dan capres yang kami usung,” tandasnya.

Adapun ambang batas PT sebesar 4% pada Pileg 2024. Hal tersebut sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang (Perppu) No 1/2022 tentang Pemilu. Baca juga: Ambang Batas Parlemen 4% agar Akar Rumput Parpol Bekerja Maksimal

PT sendiri merupakan syarat perolehan suara minimum bagi parpol untuk mendapatkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Perhitungan PT dalam Pileg 2024 menggunakan metode sainte lague yang mengonversi jumlah suara partai menjadi kursi DPR.

Survei tatap muka tersebut dilakukan pada 2-7 Mei 2023 terhadap 1.200 responden dengan multistage random sampling. Adapun margin of error survei ini 2,82% dengan kriteria reponden 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Quality control survei ini ada di angka 20% dari total sampel dengan wilayah survei seluruh Indonesia.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Rekomendasi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved