Projo Beberkan Alasan Sandiaga Uno Jadi Cawapres Pilihan Musra: Ramah dan Dekat dengan Rakyat
Selasa, 16 Mei 2023 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, Sandiaga Uno sangat dekat dengan para relawan Jokowi. Bahkan, kata dia, Sandiaga Uno memperoleh dukungan yang sangat besar dari para peserta Musra, baik sebagai capres maupun cawapres ketika awal Musra digelar di Bandung, Jawa Barat pada 28 Agustus 2022.
Hal tersebut, katanya, langsung memantik semua tokoh-tokoh yang berpotensi masuk dalam gelanggang Pilpres 2024. "Pak Sandi memang menjadi pemantik dari Musra ini dan terima kasih atas partisipasi dalam Musra, memeriahkan Musyawarah Rakyat, karena kita sadar dalam segala kelebihan dan kekurangannya Musra ini menjadi alat rekam, instrumen demokrasi yang paling jujur, yang coba disuarakan untuk menambah kualitas demokrasi," ungkapnya.
"Bahkan seperti Pak Presiden katakan dalam pidatonya bahwa Musra ini ingin mendengarkan suara rakyat, bukan suara elit (partai)," jelasnya.
Seperti diketahui, Musra Projo menyodorkan nama sejumlah tokoh capres dan cawapres dalam Pilpres 2024 kepada Presiden Jokowi dalam puncak acara Musra di GBK Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (14/5/2023). Terdapattiga orang capres usulan organisasi relawan Jokowi,yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sementara itu, terdapat empat nama cawapres terpilih yang disodorkan Musra, antara lain Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Mahfud MD.
Selanjutnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid. Usai menerima hasil Musra, Jokowi lantas menyampaikan pidato dalam rangka memberikan pengarahan kepada ribuan para relawannya.
Jokowi mengajak relawannya untuk tidak salah memilih pemimpin dalam Pemilu 2024. “Memilih pemimpin di tahun 2024 ini sangat krusial sangat penting sekali harus tepat dan benar, oleh sebab itu, saya bolak-balik menyampaikan jangan grusa-grusu,” ujar Jokowi.
Hal tersebut, katanya, langsung memantik semua tokoh-tokoh yang berpotensi masuk dalam gelanggang Pilpres 2024. "Pak Sandi memang menjadi pemantik dari Musra ini dan terima kasih atas partisipasi dalam Musra, memeriahkan Musyawarah Rakyat, karena kita sadar dalam segala kelebihan dan kekurangannya Musra ini menjadi alat rekam, instrumen demokrasi yang paling jujur, yang coba disuarakan untuk menambah kualitas demokrasi," ungkapnya.
"Bahkan seperti Pak Presiden katakan dalam pidatonya bahwa Musra ini ingin mendengarkan suara rakyat, bukan suara elit (partai)," jelasnya.
Seperti diketahui, Musra Projo menyodorkan nama sejumlah tokoh capres dan cawapres dalam Pilpres 2024 kepada Presiden Jokowi dalam puncak acara Musra di GBK Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (14/5/2023). Terdapattiga orang capres usulan organisasi relawan Jokowi,yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sementara itu, terdapat empat nama cawapres terpilih yang disodorkan Musra, antara lain Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Mahfud MD.
Selanjutnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko serta Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid. Usai menerima hasil Musra, Jokowi lantas menyampaikan pidato dalam rangka memberikan pengarahan kepada ribuan para relawannya.
Jokowi mengajak relawannya untuk tidak salah memilih pemimpin dalam Pemilu 2024. “Memilih pemimpin di tahun 2024 ini sangat krusial sangat penting sekali harus tepat dan benar, oleh sebab itu, saya bolak-balik menyampaikan jangan grusa-grusu,” ujar Jokowi.
Lihat Juga :