Jokowi: Keliru Pilih Pemimpin di 2024, Hilang Kesempatan Indonesia Jadi Negara Maju
Minggu, 14 Mei 2023 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Begitu kita keliru memilih pemimpin yang tepat untuk 13 tahun ke depan, maka hilanglah kesempatan menjadi negara maju. Hati-hati megenai ini, hati-hati," katanya.
Jokowi mencontohkan, dalam sejarah Amerika Latin, tahun 1950, 1960, 1970 berada di posisi negara berkembang, masuk ke middle income. Namun hingga kini tak terjadi perkembangan menjadi negara maju lantaran tak memanfaatkan peluang yang ada saat itu. Guna mengejarnya kembali, sudah tak ada kesempatan kedua.
Baca juga: Jokowi Sebut Berani dan Kuat Jadi Kriteria Presiden, Pengamat: Menjurus ke Prabowo
"Ini juga akan terjadi di negara kita. Begitu kita tidak bisa memanfaatkan waktu 13 tahun ini, ada bonus demografi dan kita tidak bisa memanfaatkan, kita akan menjadi negara berkembang terus," katanya.
Jokowi mencontohkan, dalam sejarah Amerika Latin, tahun 1950, 1960, 1970 berada di posisi negara berkembang, masuk ke middle income. Namun hingga kini tak terjadi perkembangan menjadi negara maju lantaran tak memanfaatkan peluang yang ada saat itu. Guna mengejarnya kembali, sudah tak ada kesempatan kedua.
Baca juga: Jokowi Sebut Berani dan Kuat Jadi Kriteria Presiden, Pengamat: Menjurus ke Prabowo
"Ini juga akan terjadi di negara kita. Begitu kita tidak bisa memanfaatkan waktu 13 tahun ini, ada bonus demografi dan kita tidak bisa memanfaatkan, kita akan menjadi negara berkembang terus," katanya.
(abd)
Lihat Juga :