Dubes Rosan Berharap Pemerintah Berikan Perhatian Lebih ke Disabilitas
Minggu, 14 Mei 2023 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Dubes Rosan diundang secara khusus untuk menyaksikan kelulusan salah satu mahasiswa tunarungu asal Indonesia yaitu Phieter Angdika, yang telah menyelesaikan program S2 Pendidikan Bahasa Isyarat (Master of Sign Language Education/MASLED) sejak tahun 2021. Memenuhi permintaan Phieter Angdika, Dubes Rosan Roeslani hadir bersama istri, Ayu Heni Rosan.
Phieter merupakan salah satu dari dua mahasiswa penerima beasiswa World Deaf Leadership (WDL) tahun 2021, yang disponsori oleh Nippon Foundation (Jepang) dan bekerja sama dengan Universitas Gallaudet.
Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, Phieter harus bersaing dengan 425 orang lainnya dari seluruh dunia. Phieter akan melanjutkan pendidikan S3 pada Musim Gugur 2023.
Dubes Rosan mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Phieter. "Saya sangat senang, bahagia, dan terharu dengan pencapaian Piether. Prestasinya membanggakan, dia menjadi orang Indonesia pertama yang menyelesaikan program S2 di Universitas Gallaudet," jelasnya.
Dubes Rosan juga berkomitmen untuk membantu Phieter meneruskan program S3 dalam bidang Linguistics di Universitas yang sama.
Phieter merupakan salah satu dari dua mahasiswa penerima beasiswa World Deaf Leadership (WDL) tahun 2021, yang disponsori oleh Nippon Foundation (Jepang) dan bekerja sama dengan Universitas Gallaudet.
Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, Phieter harus bersaing dengan 425 orang lainnya dari seluruh dunia. Phieter akan melanjutkan pendidikan S3 pada Musim Gugur 2023.
Dubes Rosan mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Phieter. "Saya sangat senang, bahagia, dan terharu dengan pencapaian Piether. Prestasinya membanggakan, dia menjadi orang Indonesia pertama yang menyelesaikan program S2 di Universitas Gallaudet," jelasnya.
Dubes Rosan juga berkomitmen untuk membantu Phieter meneruskan program S3 dalam bidang Linguistics di Universitas yang sama.
Lihat Juga :