Caleg PAN Optimistis Keterwakilan Perempuan di DPR Meningkat
Sabtu, 13 Mei 2023 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Okta, keterlibatan perempuan secara substantif dalam politik sangat diperlukan. Dia mengatakan, kebijakan afirmatif di PAN didukung penuh bahkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai.
“Dalam Anggaran Rumah Tangga PAN khususnya Pasal 71 Tentang Penempatan Kader di Kepengurusan, jelas menyatakan sikap PAN yang diharuskan menempatkan kader perempuan 30 % di DPP dan DPW,” kata bacaleg mewakili Tangerang Raya ini.
Berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di Lembaga Legislatif Nasional (DPR RI) berada pada angka 20,8 persen atau 120 anggota legislatif perempuan dari 575 anggota DPR RI (KPU, 2019).
Walaupun masih belum mencapai target keterwakilan 30 persen perempuan, namun persentase ini meningkat pesat dari pemilu pertama yang persentase perempuannya hanya 5,88 persen.
Okta meyakini bahwa semakin banyak perempuan yang berpartisipasi di lembaga legislatif, maka demokrasi di Indonesia akan semakin sehat. ''Cuaca politik di Indonesia cukup cerah bagi kaum perempuan untuk mengambil peran. Saya optimis keterwakilan perempuan di lembaga legislatif bisa melampaui angka 30 persen,” pungkas Okta.
“Dalam Anggaran Rumah Tangga PAN khususnya Pasal 71 Tentang Penempatan Kader di Kepengurusan, jelas menyatakan sikap PAN yang diharuskan menempatkan kader perempuan 30 % di DPP dan DPW,” kata bacaleg mewakili Tangerang Raya ini.
Berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di Lembaga Legislatif Nasional (DPR RI) berada pada angka 20,8 persen atau 120 anggota legislatif perempuan dari 575 anggota DPR RI (KPU, 2019).
Walaupun masih belum mencapai target keterwakilan 30 persen perempuan, namun persentase ini meningkat pesat dari pemilu pertama yang persentase perempuannya hanya 5,88 persen.
Okta meyakini bahwa semakin banyak perempuan yang berpartisipasi di lembaga legislatif, maka demokrasi di Indonesia akan semakin sehat. ''Cuaca politik di Indonesia cukup cerah bagi kaum perempuan untuk mengambil peran. Saya optimis keterwakilan perempuan di lembaga legislatif bisa melampaui angka 30 persen,” pungkas Okta.
(rca)
Lihat Juga :