Politikus PAN Ungkap KIB Masih Malu-malu Bubarkan Diri

Kamis, 11 Mei 2023 - 11:04 WIB
loading...
Politikus PAN Ungkap...
Sejauh ini tiga parpol di KIB belum menyatakan bubar dan masih memantau peta koalisi yang paling kuat. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas Partai Golkar, PAN, dan PPP disebut sudah kehilangan taring. Ini terjadi setelah PPP lebih dulu memutuskan mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presidn (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024 .

Di sisi lain, ada kemungkinan Golkar bergabung dengan Partai Gerindra dan PKB dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Meski begitu, KIB tak mau disebut bubar.

Politikus PAN Guspardi Gaus mengatakan partainya sudah memberikan sinyal mendukung Ganjar saat Rakornas PAN di Semarang pada 26 Februari 2023. PAN juga mendukung Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Baca juga: Airlangga Temui SBY, Pengamat: KIB Sudah Tamat, PAN Bakal Susul PPP

Menurutnya, cara paling realistis mempertahankan KIB adalah dengan mendukung salah satu pasangan calon yang sama, sesuai dengan visi yang diusung. "Namun, bila mengambil jalan yang berbeda, maka KIB bisa dipastikan bubar. Sebab, tak lagi punya visi yang sama dalam memenangkan Pilpres 2024," kata Guspardi kepada wartawan, Kamis (11/5/2023).

Menurut Guspardi, sejauh ini tiga partai politik di KIB belum memutuskan untuk membubarkan diri, dan masih memantau peta koalisi yang paling kuat, sesuai visi yang dimilikinya. Meskipun, diakuinya bahwa nampaknya KIB hanya malu-malu saja untuk membubarkan diri mengingat anggotanya sudah mendukung calon berbeda.



"Paling tidak hingga pendaftaran pasangan Capres dan Cawapres pada September 2023, sepertinya KIB masih malu-malu membubarkan diri, walau semua partai politik di dalamnya tengah berpencar mendekati poros koalisi lain yang sudah punya figur bakal capres," terang Anggota Komisi II DPR ini.

Apalagi, Legislator asal Sumatera Barat ini menjelaskan, Partai Golkar sendiri masih berusaha membuka ruang terhadap KKIR, bahkan juga Partai Nasdem, PKS, dan Demokrat dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Golkar juga sedang ikhtiar dengan berusaha mencalonkan Airlangga ke koalisi lain. Tapi belum final juga.

"Kita tunggu proses politik selanjutnya karena masih banyak waktu untuk melakukan komunikasi,” tandas anggota Baleg DPR ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tutup 2025, Kinerja...
Tutup 2025, Kinerja Anggota X DPR Verrell Bramasta Diapresiasi Publik
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
DPR Ingatkan Dampak...
DPR Ingatkan Dampak Kenaikan Cukai Terhadap Petani dan Pekerja Tembakau
Uya Kuya Pulangkan Jenazah...
Uya Kuya Pulangkan Jenazah Rifa Hamidah, Pekerja Indonesia yang Meninggal di Hong Kong
Kunjungi Tiga Kabupaten...
Kunjungi Tiga Kabupaten di Jabar, Anggota DPR Verrell Cek Fasilitas Pendidikan
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
Kementerian PU Diminta...
Kementerian PU Diminta Renovasi Jembatan Horor di Perbatasan Sidoarjo–Mojokerto
Rekomendasi
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
Jadi Target Rudal Houthi,...
Jadi Target Rudal Houthi, Kapal Induk AS Terpaksa Melarikan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved