KPK Ungkap Laporan Harta Kekayaan Kadinkes Lampung Reihana Bermasalah Sejak 2021
Rabu, 10 Mei 2023 - 21:30 WIB
loading...
KPK menyebut bahwa LHKPN milik Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana Wijayanto sudah bermasalah sejak dua tahun lalu. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana Wijayanto sudah bermasalah sejak dua tahun lalu.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan Reihana sebelumnya pernah dipanggil Tim Kedeputian Pencegahan KPK pada tahun 2021. Saat itu, Reihana diklarifikasi KPK soal LHKPN yang disetorkannya. KPK menemukan adanya kejanggalan dalam LHKPN Reihana.
Baca juga: LHKPN Disusun Staf, Kadinkes Lampung Reihana Kembali Dipanggil KPK Pekan Depan
"Dia pernah kita panggil tahun 2021. Tapi yang 2021 kan enggak seseru yang sekarang. Saya lupa kenapanya. Tapi masih LHKPN, dipanggilnya klarifikasi LHKPN," ujar Pahala saat dikonfirmasi, Rabu (10/5/2023).
Pahala mengamini adanya kejanggalan dalam laporan harta kekayaan Reihana Wijayanto. Salah satunya, tidak dilaporkannya seluruh rekening bank milik Reihana. Reihana punya sekira enam rekening bank. Tapi, yang dilaporkan ke KPK hanya satu rekening.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan Reihana sebelumnya pernah dipanggil Tim Kedeputian Pencegahan KPK pada tahun 2021. Saat itu, Reihana diklarifikasi KPK soal LHKPN yang disetorkannya. KPK menemukan adanya kejanggalan dalam LHKPN Reihana.
Baca juga: LHKPN Disusun Staf, Kadinkes Lampung Reihana Kembali Dipanggil KPK Pekan Depan
"Dia pernah kita panggil tahun 2021. Tapi yang 2021 kan enggak seseru yang sekarang. Saya lupa kenapanya. Tapi masih LHKPN, dipanggilnya klarifikasi LHKPN," ujar Pahala saat dikonfirmasi, Rabu (10/5/2023).
Pahala mengamini adanya kejanggalan dalam laporan harta kekayaan Reihana Wijayanto. Salah satunya, tidak dilaporkannya seluruh rekening bank milik Reihana. Reihana punya sekira enam rekening bank. Tapi, yang dilaporkan ke KPK hanya satu rekening.
Lihat Juga :