Jemaah Haji Lunas Tunda 2020 dan 2022 Diminta Konfirmasi, Kemenag: Tak Perlu Bayar Lagi
Rabu, 10 Mei 2023 - 16:37 WIB
loading...
Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief (kiri) meminta jemaah haji lunas tunda 2020 dan 2022 untuk segera melakukan konfirmasi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meminta jemaah haji 1444H/2023 untuk segera melakukan pelunasan. Tidak hanya itu, Kemenag juga mendorong kepada jemaah lunas tunda 2020 dan 2022 untuk segera melakukan konfirmasi.
Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan, ada sekitar 2.500 jemaah lunas tunda tahun 2020 dan 2022 yang belum melakukan konfirmasi. Menurut Hilman, para jemaah lunas tunda ini tidak perlu lagi membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
“Jadi mereka itu kan tidak perlu membayar lagi. Lakukan konfirmasi ke Kementerian Agama setempat bahwa mereka akan berangkat. Kami dorong dua-duanya kalau bisa, karena ini sampai tanggal 12 Mei segera diselesaikan konfirmasi dan pelunasannya. Jadi kami punya data jemaah yang siap berangkat,” ujarnya
Baca juga: Mbah Harun, Jemaah Haji Tertua Berusia 119 Tahun yang Berangkat Tahun Ini
Senada, Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan hingga 5 Mei 2023 tercatat ada sebanyak 2.500 jemaah lunas tunda yang belum melakukan konfirmasi pelunasan dengan berbagai alasan. Padahal Pemerintah dan DPR sepakat bahwa jemaah lunas tunda 2020 dan 2022 yang tidak pernah mengambil biaya pelunasannya, tidak perlu menambah Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1444 H.
Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan, ada sekitar 2.500 jemaah lunas tunda tahun 2020 dan 2022 yang belum melakukan konfirmasi. Menurut Hilman, para jemaah lunas tunda ini tidak perlu lagi membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
“Jadi mereka itu kan tidak perlu membayar lagi. Lakukan konfirmasi ke Kementerian Agama setempat bahwa mereka akan berangkat. Kami dorong dua-duanya kalau bisa, karena ini sampai tanggal 12 Mei segera diselesaikan konfirmasi dan pelunasannya. Jadi kami punya data jemaah yang siap berangkat,” ujarnya
Baca juga: Mbah Harun, Jemaah Haji Tertua Berusia 119 Tahun yang Berangkat Tahun Ini
Senada, Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan hingga 5 Mei 2023 tercatat ada sebanyak 2.500 jemaah lunas tunda yang belum melakukan konfirmasi pelunasan dengan berbagai alasan. Padahal Pemerintah dan DPR sepakat bahwa jemaah lunas tunda 2020 dan 2022 yang tidak pernah mengambil biaya pelunasannya, tidak perlu menambah Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1444 H.
Lihat Juga :