alexa snippet

Buka Kantor di Ramallah, Ini Rencana Indonesia untuk Palestina

Buka Kantor di Ramallah, Ini Rencana Indonesia untuk Palestina
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah mendirikan Kantor Konsul Kehormatan (Konhor) untuk Palestina di Ramallah. Berikutnya, Indonesia telah memberikan tugas-tugas yang akan dilakukan pejabat Kohor di sana.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, sektor ekonomi akan diprioritaskan, khususnya masalah perdagangan.

Dua negara ini dinilai memiliki tren yang meningkat di bidang perdagangan dari tahun 2014-2015. Trennya mencapai 100%.

"Saya kemarin bicara dengan importir tentang instant noodle (mi instan) Indonesia ke Palestina. Untuk wilayah di Westbank, Tepi Barat, Indonesia ekspor 15 kontainer untuk instant noodle," ujar Retno di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Retno mencermati, sektor ekonomi perdagangan di Palestina dari waktu ke waktu mengalami peningkatan. Begitu juga dengan Indonesia.

"Kebetulan Madam Abu Shusheh (Konhor) yang ditugaskan Indonesia untuk Palestina adalah pebisnis yang memiliki jejaring kerja baik dan beliau pebisnis sukses, tidak hanya di Palestina, tapi juga di negara-negara Arab," paparnya. (Baca juga: Tolak Menlu RI Masuk Palestina, PKS Anggap Israel Mengganggu)

Selain itu, adanya Kohor Indonesia untuk Palestina sekaligus juga memproteksi warga negara Indonesia yang berkunjung ke Palestina. Menurut dia, dalam setahun ada 50 ribu WNI yang berkunjung ke Palestina.

"Dengan adanya konsul kehormatan, WNI akan merasa lebih nyaman. Jika terjadi apa-apa, ada kontak orang yang dapat diraih sesegera mungkin," tuturnya.


PILIHAN:

SBY: Demokrat Dukung Jokowi Sampai Selesai, Setelah Itu Berkompetisi




(dam)
loading gif
Top