Pemuda Muhammadiyah Dukung Langkah Tegas Pemerintah Berantas TPPO
Senin, 08 Mei 2023 - 23:18 WIB
loading...
Langkah tegas Pemerintah untuk memberantas TPPO mendapat dukungan dari publik. Dukungan tersebut salah satunya dari PP Pemuda Muhammadiyah. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah tegas Pemerintah untuk memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ) mendapat dukungan dari publik. Dukungan tersebut salah satunya dari Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah .
Ketua Hukum dan Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah , Nasrullah menegaskan, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tepat untuk memberikan arahan tegas tergadap TPPO .
"Pemuda Muhammadiyah mendukung arahan Presiden Jokowi dalam rangka memberantas TPPO hal ini karena TPPO sangat merendahkan harkat dan martabat manusia," kata Nasrullah dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).
"Perdagangan orang seringkali menyasar kelompok rentan seperti perempuan dan anak, misalnya modusnya mengiming-imingi pekerjaan dan atau hidup mewah, namun ternyata disalurkan ke jaringan prostitusi," tambahnya.
Baca juga: Kemlu Ungkap WNI Korban TPPO di Myanmar Diduga Masuk Lewat Jalan Ilegal
Nasrullah menjelaskan, kemajuan teknologi semakin menguatkan peluang para pelaku TPPO dalam menjalankan operasinya, para korban ditarget dan dirayu melalu media sosial dan semacamnya.
Ketua Hukum dan Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah , Nasrullah menegaskan, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tepat untuk memberikan arahan tegas tergadap TPPO .
"Pemuda Muhammadiyah mendukung arahan Presiden Jokowi dalam rangka memberantas TPPO hal ini karena TPPO sangat merendahkan harkat dan martabat manusia," kata Nasrullah dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).
"Perdagangan orang seringkali menyasar kelompok rentan seperti perempuan dan anak, misalnya modusnya mengiming-imingi pekerjaan dan atau hidup mewah, namun ternyata disalurkan ke jaringan prostitusi," tambahnya.
Baca juga: Kemlu Ungkap WNI Korban TPPO di Myanmar Diduga Masuk Lewat Jalan Ilegal
Nasrullah menjelaskan, kemajuan teknologi semakin menguatkan peluang para pelaku TPPO dalam menjalankan operasinya, para korban ditarget dan dirayu melalu media sosial dan semacamnya.
Lihat Juga :