Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan
Rabu, 22 Juli 2020 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
Fahira menyatakan perlu ada evaluasi menyeluruh terkait strategi, kebijakan dan tindakan untuk meredam pandemi COVID-19 dan dampaknya. Semakin cepat COVID-19 dikendalikan, Indonesia bisa cepat pula dalam menata perekonomian.
Masalah yang harus segera dipecahkan oleh Komite ini adalah peningkatan kapasitas tes polymerase chain reaction (PCR). kapasitas tes PCR Indonesia masih jauh di bawah standar World Health Organization (WHO) dan tertinggal dari negara-negara lain.
Padahal tes PCR dan kesiapan layanan kesehatan merupakan cara yang paling tepat, cepat, efektif, dan efisien untuk menahan laju penyebaran virus Sars Cov-II. Jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang sudah mencapai 3,8 juta dan Indonesia 1,1 juta orang positif, Indonesia masih jauh lebih rendah. (Baca juga: Vaksin China Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Banyak Orang Ingin Keajaiban)
Namun, besarnya temuan kasus positif itu karena banyaknya jumlah tes PCR yang dilakukan. “Pangkal persoalan yang saat ini dihadapi Indonesia dan dunia adalah krisis kesehatan yang melahirkan ancaman krisis ekonomi. Itulah kenapa pangkal persoalannya, yaitu kesehatan yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” pungkasnya.
Masalah yang harus segera dipecahkan oleh Komite ini adalah peningkatan kapasitas tes polymerase chain reaction (PCR). kapasitas tes PCR Indonesia masih jauh di bawah standar World Health Organization (WHO) dan tertinggal dari negara-negara lain.
Padahal tes PCR dan kesiapan layanan kesehatan merupakan cara yang paling tepat, cepat, efektif, dan efisien untuk menahan laju penyebaran virus Sars Cov-II. Jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang sudah mencapai 3,8 juta dan Indonesia 1,1 juta orang positif, Indonesia masih jauh lebih rendah. (Baca juga: Vaksin China Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Banyak Orang Ingin Keajaiban)
Namun, besarnya temuan kasus positif itu karena banyaknya jumlah tes PCR yang dilakukan. “Pangkal persoalan yang saat ini dihadapi Indonesia dan dunia adalah krisis kesehatan yang melahirkan ancaman krisis ekonomi. Itulah kenapa pangkal persoalannya, yaitu kesehatan yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :