Anas Urbaningrum Ungkap Pertemuan Partai Koalisi di Istana Zaman SBY
Sabtu, 06 Mei 2023 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu disampaikannya lewat cuitan di akun Twitter pribadinya @Herzaky__MP. "Presiden2 sebelumnya kemana aja? Mengapa Presiden2 sebelum @jokowi tidak menggunakan Istana untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya saja?" tulis Herzaky dikutip, Rabu 3 Mei 2023.
Baca juga: Pertemuan 6 Ketum Parpol dengan Jokowi, Mardiono: Tak Bahas Reshuffle
Sementara Presiden Jokowi tidak membantah turut membicarakan isu politik dalam pertemuan dengan enam ketum partai politik (parpol) di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa 2 Mei 2023.
Ia mengaku banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk kemungkinan duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. "Yang dibahas banyak sekali. Wong 3 jam (bertemu), banyak sekali (hal yang dibahas)," kata Jokowi saat ditemui di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis 4 Mei 2023.
Saat disinggung terkait bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo, Jokowi tak menampik. Ia mengaku banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, terutama terkait politik negara ke depan.
"Semuanya dibicarakan. Utamanya terkait politik yang menyangkut negara ke depan akan seperti apa tantangannya. Itu semuanya butuh kepemimpinan nasional dengan leadership yang kuat yang dipercaya oleh rakyat, internasional, dan investor," katanya.
Baca juga: Pertemuan 6 Ketum Parpol dengan Jokowi, Mardiono: Tak Bahas Reshuffle
Sementara Presiden Jokowi tidak membantah turut membicarakan isu politik dalam pertemuan dengan enam ketum partai politik (parpol) di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa 2 Mei 2023.
Ia mengaku banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk kemungkinan duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. "Yang dibahas banyak sekali. Wong 3 jam (bertemu), banyak sekali (hal yang dibahas)," kata Jokowi saat ditemui di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis 4 Mei 2023.
Saat disinggung terkait bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo, Jokowi tak menampik. Ia mengaku banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, terutama terkait politik negara ke depan.
"Semuanya dibicarakan. Utamanya terkait politik yang menyangkut negara ke depan akan seperti apa tantangannya. Itu semuanya butuh kepemimpinan nasional dengan leadership yang kuat yang dipercaya oleh rakyat, internasional, dan investor," katanya.
(maf)
Lihat Juga :