GBB-SPN Siapkan Langkah Pemenangan Ganjar dan Perjuangkan Nasib Buruh
Jum'at, 05 Mei 2023 - 13:02 WIB
loading...
GBB rapat koordinasi dengan SPN untuk memperkuat sinergitas memenangkan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 di Kantor DPP SPN, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) memperkuat sinergitas dengan Serikat Pekerja Nasional (SPN). Kedua belah pihak sepakat merapatkan barisan dan gaspol mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024.
Kedua organisasi ini menggelar rapat koordinasi, Kamis (4/5/2023) malam. Rapat digelar di Kantor DPP SPN, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Kami malam ini melakukan brainstorming dan mengkoneksikan ide-ide untuk memperkuat serta memastikan bagaimana kita bisa membangun struktur pemenangan untuk Ganjar Pranowo," kata Ketua Umum GBB Lukman Hakim. Baca juga: Ganjar Hadiri Salatiga Mayday 2023, Serap Aspirasi Para Buruh
Sejak dideklarasikan 20 November 2022 di Semarang, GBB terus berupaya memberikan aksi konkret. Mereka mendorong peran dan kesejahteraan buruh di dalam hingga luar negeri melalui berbagai aksi akar rumput.
GBB juga mengusung konsep hubungan industrial alternatif melalui Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMHI) dan pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial. Dalam program ini mereka melibatkan unsur-unsur dari Apindo, Kadin, serikat pekerja, dan akademisi.
Kedua organisasi ini menggelar rapat koordinasi, Kamis (4/5/2023) malam. Rapat digelar di Kantor DPP SPN, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Kami malam ini melakukan brainstorming dan mengkoneksikan ide-ide untuk memperkuat serta memastikan bagaimana kita bisa membangun struktur pemenangan untuk Ganjar Pranowo," kata Ketua Umum GBB Lukman Hakim. Baca juga: Ganjar Hadiri Salatiga Mayday 2023, Serap Aspirasi Para Buruh
Sejak dideklarasikan 20 November 2022 di Semarang, GBB terus berupaya memberikan aksi konkret. Mereka mendorong peran dan kesejahteraan buruh di dalam hingga luar negeri melalui berbagai aksi akar rumput.
GBB juga mengusung konsep hubungan industrial alternatif melalui Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMHI) dan pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial. Dalam program ini mereka melibatkan unsur-unsur dari Apindo, Kadin, serikat pekerja, dan akademisi.
Lihat Juga :