Sindir Jokowi Undang Ketum Parpol ke Istana, Jubir Demokrat Diserang Balik soal Nikahan AHY dan Ibas

Rabu, 03 Mei 2023 - 08:54 WIB
loading...
Sindir Jokowi Undang...
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) Herzaky Mahendra Putra menyindir pertemuan yang digelar Presiden Jokowi dengan enam ketum parpol di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) Herzaky Mahendra Putra menyindir pertemuan yang digelar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan enam ketum parpol di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam. Hal itu disampaikannya lewat cuitan di akun Twitter pribadinya @Herzaky__MP.

"Presiden2 sebelumnya kemana aja? Mengapa Presiden2 sebelum @jokowi tidak menggunakan Istana untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya saja?" tulis Herzaky dikutip Rabu (3/5/2023).

Baca juga: Pertemuan 6 Ketum Parpol dengan Presiden Jokowi, Airlangga: Bahas Perekonomian, Bukan Koalisi Besar



Langkah Herzaky menyindir Jokowi yang menggunakan Istana untuk kepentingan pribadi mendapat sindiran balik. Netizen mempertanyakan balik kepada Herzaky dimana Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjadi Presiden menggunakan Istana untuk kepentingan pribadinya.

"Pak Jokowi kemana aja? 3 kali menikahkan anaknya tapi ga pernah memakai istana utk pesta pernikahan. Padahal kan Istana Bogor itu megah, gratis pula ga bayar," komentar akun @Miduk17 sembari menyertakan foto pernikahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Netizen tak sependapat jika Jokowi dituding menggunakan Istana untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Tindakan Jokowi mengumpulkan ketum parpol di Istana dipandang sebagai urusan negara.

"Presiden Jokowi pakai Istana Negara buat urusan Negara, bukan pribadi. Tanya kenapa SBY dulu pakai Istana Negara buat urusan keluarga? Itu maksudnya? Itu sih masalah wawasan dan beda level kebijakan aja," ujar akun @dawiguna.

"Monggo cerminnya ditaro didepan muka," timpal akun @WinnerWave_ sambil menyertakan foto pernikahan putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Seperti diketahui, Presiden Jokowi mengundang enam ketum parpol koalisi pendukung pemerintah ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/5/2023) malam. Meraka adalah Ketum partai Gerindra Prabowo Subianto; Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri; Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Selanjutnya, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan; Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono; serta Ketum Parpol Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyebutkan pentingnya rukun antarpimpinan elite partai politik demi kemajuan Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo usai menghadiri pertemuan enam ketua parpol dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Selasa (2/5/2023) malam.

Prabowo mengatakan arah pembicaraan dalam halal bihalal tersebut lebih terarah kepada masa depan ekonomi bangsa dan tidak terlalu membicarakan terkait politik praktis (calon Presiden dan calon wakil presiden).

Baca juga: 6 Ketum Parpol Bertemu Jokowi, Pengamat Sebut Ada Potensi Prabowo Capres Koalisi Besar

"Kita bicara hal-hal yang baik. Terutama intinya adalah Lebaran. Beliau (Jokowi) menyampaikan perkembangan terakhir di bidang ekonomi, ramalan semua negara besar, ramalan World Bank, IMF," kata Prabowo.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved