Sakti! Empat Kali Nyaris Mati, Jenderal Berwajah Besi Ini Melesat Jadi Panglima TNI

Minggu, 23 April 2023 - 08:52 WIB
loading...
A A A
Ternyata itu bukan kali pertama Benny berhadapan dengan maut. Setidaknya tedapat tiga momen lain dia terjebak antara hidup dan mati di medan pertempuran. Berikut kisahnya:

1. Operasi Naga Papua

Kelak ketika dia resmi menjadi anggota TNI dan ditugaskan di Irian Barat (kini Papua), sekali lagi Benny hampir gugur. Tembakan musuh mengenai topi rimbanya. Jika meleset sedikit saja, bukan tidak mungkin namanya akan tinggal kenangan.

Operasi Naga diluncurkan sebagai perwujudan dari Tri Komando Rakyat (Trikora) yang diumumkan Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961. Ketika itu, Indonesia hendak memperkuat diplomasi dalam perundingan dengan Belanda di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pasukan yang dikerahkan dalam Operasi Naga berasal dari Komando Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) pimpinan Letda Inf Soedarto dan Kompi II Batalyon 550/Brawijaya pimpinan Kapten Inf Bambang Soepeno. “Bertindak sebagai Komandan Operasi Naga Mayor Inf Benny Moerdani,” tulis 'Sejarah Angkatan Udara Indonesia (1960-1969) Jilid III' yang diterbitkan Dinas Penerangan Angkatan Udara (hal 95).

Tapi sejarah mencatat, Operasi Naga berakhir kacau-balau. Minimnya data intelijen, medan lapangan yang sulit, peta lapangan yang tak akurat, diperparah dengan kondisi cuaca yang menyebabkan para penerjun Baret Merah kocar-kacir keluar dari dropped zone. Sejumlah anggota pasukan RPKAD gugur. Ada yang tenggelam di rawa-rawa, ada yang tersangkut pohon.

Pasukan Benny juga harus bertempur dengan Marinir Belanda. Salah satunya, pada 28 Juni 1962. Saat itu, dua perahu motor Marinir Belanda tiba-tiba menyerang pasukan Benny Moerdani yang sedang beristirahat di Sungai Kumbai. Pertempuran jarak dekat pun tak dapat dielakkan.

Menurut buku ‘Benny Moerdani yang Belum Terungkap’, dalam penyergapan itu Benny hampir saja gugur. Tembakan musuh mengenai topi rimbanya. Nasib baik msih berpihak padanya.

2. Dibidik Senjata Snipper Inggris

Benny kembali ke medan tempur saat terjadi konfrontasi militer Indonesia-Malaysia pada 1964. Kali ini anak dari pasangan RG Moerdani Sosrodirdjo dan Jeanne Roech itu menyusup ke belantara Kalimantan untuk membuka jalur bagi pasukan induk Angkatan Darat (AD) yang akan melakukan penyerbuan ke Malaysia.

Selain menyusuri hutan lebat, Benny juga menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu. Tentara yang kelak jadi anak didik Ali Moertopo ini sadar pergerakannya terendus pasukan elite Inggris, Special Air Service (SAS). Ketika menumpang perahu itu, teropong penembak runduk (snipper) SAS mengarah ke Benny.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Rekomendasi
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Tim Robot Humanoid ITS...
Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Berita Terkini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Infografis
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved