Komunikasi Pemerintah dalam Penanganan COVID-19 Dinilai Buruk

Selasa, 21 Juli 2020 - 10:52 WIB
loading...
Komunikasi Pemerintah...
Anggota Komisi IX dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menilai pemerintah tidak bersungguh-sungguh dalam penanganan pandemi COVID-19. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19. Orang positif COVID-19 alih-alih semakin menurun, malah terus melonjak. Data terakhir dari Gugus Tugas Percepatan COVID-19, jumlah kasus positif COVID-19 telah mencapai 88. 214 orang.

Anggota Komisi IX dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menilai pemerintah tidak bersungguh-sungguh dalam penanganan pandemi COVID-19. Indikatornya, pemerintah tidak terlihat menyiapkan grand design atau peta jalan untuk meredam pandemi COVID-19. Selain itu, dukungan anggaran tidak berpihak pada penanganan pandemi COVID-19. Anggaran untuk sektor kesehatan hanya Rp75 triliun dari total Rp695 triliun. (Baca juga: Harga Emas Antam Makin Mengkilap, Naik Rp7.000 per Gram)

“Kalau kita punya anggaran sebanyak itu seharusnya diprioritaskan untuk memulihkan kesehatan. Basis pandemi ini adalah kesehatan. Pantesan saja, pemerintah daerah, rumah sakit, dan tenaga kesehatan, berteriak karena minimnya APD dan ventilator. Kemarin, gonjang-ganjing mengenai rapid dan PCR tes,” terangnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (20/7/2020).

Para tenaga kesehatan pun banyak yang mengeluhkan insentif yang dijanjikan belum jua cair. Netty mengungkapkan masalah lain dalam penanganan pandemi ini adalah komunikasi yang tidak baik dari pemerintah. Sejak awal kasus ini muncul di Wuhan, China, pejabat-pejabat Jakarta selalu denial tentang kemungkinan Anggota Komisi IX9 masuk ke Indonesia.

“Komunikasi pemerintah sangat buruk. Banyak noise. Kemudian, ada lontaran-lontaran yang tidak dipikirkan masak-masak. Jadi kurang baik bagi penerimaan masyarakat, termasuk wacana new normal yang disampai sejak Mei. Masyarakat hanya menangkap normalnya saja,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved