Kemenkominfo dan Opsel Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi Selama Arus Mudik Lebaran 2023
Rabu, 19 April 2023 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya bahkan sebelum pandemi Covid-19 kisaran lonjakan trafik telekomunikasi berada di angka sekitar 10% hingga 20%. Artinya kata Ismail, perkiraan lonjakan trafik telekomunikasi 11% hingga 36% di saat mudik lebaran ini jauh di atas kondisi normal dan ini bukan angka yang kecil.
"Kalau lonjakan 36%, berarti lebih dari seperempat dari kapasitas, maka kapasitas harus betul-betul ditingkatkan. Jadi, semua operator besar telekomunikasi di Indonesia meningkatkan kapasitas dengan jumlah yang cukup fantastis,” ungkapnya.
Ismail membeberkan, untuk Telkom Group telah menyiapkan kapasitas layanan telekomunikasi sebesar 395 ribu giga bytes per second (Gbps) dan 69 posko layanan telekomunikasi. Sedangkan untuk Telkomsel yang menangani layanan trafik internet di kisaran 12.590 Gbps dan 127 posko.
Indosat akan mengantisipasi lonjakan ini sampai dengan kapasitas 7.273 Gbps dan akan menyiapkan posko nasional dengan model operasi digital, termasuk pemanfaatan artificial intelligence dan otomasi di berbagai posko yang disiapkan di Indosat.
Berikutnya, untuk kapasitas yang disiapkan oleh XL Axiata dilaporkan mencapai 6.200 Gbps dengan seribu personil yang standby dalam rangka mengantisipasi arus mudik. Berikutnya Smartfren akan menyiapkan sampai dengan 400 Gbps dengan empat posko mudik tersebar di seluruh Indonesia.
"Kalau lonjakan 36%, berarti lebih dari seperempat dari kapasitas, maka kapasitas harus betul-betul ditingkatkan. Jadi, semua operator besar telekomunikasi di Indonesia meningkatkan kapasitas dengan jumlah yang cukup fantastis,” ungkapnya.
Ismail membeberkan, untuk Telkom Group telah menyiapkan kapasitas layanan telekomunikasi sebesar 395 ribu giga bytes per second (Gbps) dan 69 posko layanan telekomunikasi. Sedangkan untuk Telkomsel yang menangani layanan trafik internet di kisaran 12.590 Gbps dan 127 posko.
Indosat akan mengantisipasi lonjakan ini sampai dengan kapasitas 7.273 Gbps dan akan menyiapkan posko nasional dengan model operasi digital, termasuk pemanfaatan artificial intelligence dan otomasi di berbagai posko yang disiapkan di Indosat.
Berikutnya, untuk kapasitas yang disiapkan oleh XL Axiata dilaporkan mencapai 6.200 Gbps dengan seribu personil yang standby dalam rangka mengantisipasi arus mudik. Berikutnya Smartfren akan menyiapkan sampai dengan 400 Gbps dengan empat posko mudik tersebar di seluruh Indonesia.
Lihat Juga :