Kepala BP2MI Sesalkan Ada 14 Pekerja Migran Tak Digaji 13 Tahun
Senin, 17 April 2023 - 18:34 WIB
loading...
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyesalkan adanya kasus 14 pekerja migran Indonesia (PMI) yang tidak digaji selama 13 tahun. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) Benny Rhamdani menyesalkan adanya kasus 14 pekerja migran Indonesia ( PMI ) yang tidak digaji selama 13 tahun. Benny mengungkapkan, 14 pekerja migran itu dari wilayah Jawa, Lampung, Gorontalo, hingga Kalimantan yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi.
"Dari 14 (PMI) hanya satu yang dinyatakan resmi berangkat, selama 13 tahun bekerja tidak digaji. Tapi yang 13, dipastikan berangkat dari jalur tidak resmi," kata Benny saat ditemui awak media di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini mengaku, informasi masalah 14 PMI itu diterimanya dari pihak Kedubes RI di luar negeri. Semua kendala itu otomatis bakal ditangani oleh BP2MI.
Baca juga: Kepala BP2MI: Perkuat Edukasi Pekerja Migran Cegah Eksploitasi Sindikat Ilegal
"Dipastikan ditangani oleh BP2MI, sudah jelaskan, kalau mereka sakit kami otomatis rujuk ke RS Polri diobati sampai sembuh dibiayai negara. Sampai pemulangannya, juga dipastikan dibiayai negara, tadi sudah kita serahkan tiket untuk masing-masing kembali ke daerah asal,” tuturnya.
"Dari 14 (PMI) hanya satu yang dinyatakan resmi berangkat, selama 13 tahun bekerja tidak digaji. Tapi yang 13, dipastikan berangkat dari jalur tidak resmi," kata Benny saat ditemui awak media di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (17/4/2023).
Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini mengaku, informasi masalah 14 PMI itu diterimanya dari pihak Kedubes RI di luar negeri. Semua kendala itu otomatis bakal ditangani oleh BP2MI.
Baca juga: Kepala BP2MI: Perkuat Edukasi Pekerja Migran Cegah Eksploitasi Sindikat Ilegal
"Dipastikan ditangani oleh BP2MI, sudah jelaskan, kalau mereka sakit kami otomatis rujuk ke RS Polri diobati sampai sembuh dibiayai negara. Sampai pemulangannya, juga dipastikan dibiayai negara, tadi sudah kita serahkan tiket untuk masing-masing kembali ke daerah asal,” tuturnya.
Lihat Juga :