Antisipasi Krisis Pangan, KSP Moeldoko Lakukan Hal Ini
Sabtu, 15 April 2023 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Panglima TNI 2013-2015 ini menambahkan, pengembangan tanaman sorgum juga bisa menjadi lompatan untuk menurunkan angka stunting di NTT. Sebab, sorgum mengandung nutrisi seperti protein, serat, vitamin, dan mineral yang dapat membantu kebutuhan gizi pada anak.
Selain itu sambung Moeldoko, dengan menanam sorgum di lahan-lahan tandus dan marginal, juga memberikan peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat setempat.
"Semua dari sorgum ini bermanfaat dan punya nilai ekonomi tinggi. Untuk itu pemerintah siapkan offtakernya agar petani lebih semangat menanam sorgum dan bisa hidup sejahtera," terangnya.
Moeldoko yang juga Ketua HKTI ini mengingatkan, bahwa Pemerintah telah menyusun roadmap pengembangan sorgum di NTT. Tahap awal, dengan mempersiapkan lahan seluas 15.000 hektare.
Tahap kedua, 50.000 hektare, dan tahap ketiga ditaregtkan mencapai 200.000 hektare.
"Selain lahan, Pemerintah juga sekarang sedang menyiapkan pembibitan atau benih sorgum nasional di Waingapu. Jadi empat puluh lima persen dari hasil panen sorgum digunakan untuk benih dan ditanam kembali," jelasnya.
Selain itu sambung Moeldoko, dengan menanam sorgum di lahan-lahan tandus dan marginal, juga memberikan peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat setempat.
"Semua dari sorgum ini bermanfaat dan punya nilai ekonomi tinggi. Untuk itu pemerintah siapkan offtakernya agar petani lebih semangat menanam sorgum dan bisa hidup sejahtera," terangnya.
Moeldoko yang juga Ketua HKTI ini mengingatkan, bahwa Pemerintah telah menyusun roadmap pengembangan sorgum di NTT. Tahap awal, dengan mempersiapkan lahan seluas 15.000 hektare.
Tahap kedua, 50.000 hektare, dan tahap ketiga ditaregtkan mencapai 200.000 hektare.
"Selain lahan, Pemerintah juga sekarang sedang menyiapkan pembibitan atau benih sorgum nasional di Waingapu. Jadi empat puluh lima persen dari hasil panen sorgum digunakan untuk benih dan ditanam kembali," jelasnya.
Lihat Juga :