Greenpeace Sebut Presiden Jokowi Tak Serius Lindungi Gambut
Senin, 20 Juli 2020 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Jokowi pernah berjanji untuk mengevaluasi dan merevisi perizinan usaha di kawasan gambut, namun tindak lanjut atas komitmen tersebut belum ada. Hal itu didukung dengan temuan Greenpeace mengenai puluhan perusahaan tidak dikenakan sanksi yang lahannya mengalami kebakaran.
Dalam catatan terbaru, antara Agustus 2018 hingga Juni 2020, terdapat 3.700 hektar lahan gambut dihancurkan di tiga konsesi yang dimiliki atau bagian dari pemasok utama bagi Asia Pulp and Paper (APP).
Rusmadya menambahkan, banyak komitmen pemerintah yang belum direalisasikan. Bahkan tidak jarang muncul kebijakan yang bertolak belakang dengan upaya perlindungan gambut.
Belakangan, pemerintah justru merancang program cetak sawah di lahan gambut. Padahal di 2015, Presiden Jokowi pernah menyerukan untuk perlindungan total gambut dan bertekad menuntaskan karhutla dalam kurun waktu tiga tahun.
Dalam catatan terbaru, antara Agustus 2018 hingga Juni 2020, terdapat 3.700 hektar lahan gambut dihancurkan di tiga konsesi yang dimiliki atau bagian dari pemasok utama bagi Asia Pulp and Paper (APP).
Rusmadya menambahkan, banyak komitmen pemerintah yang belum direalisasikan. Bahkan tidak jarang muncul kebijakan yang bertolak belakang dengan upaya perlindungan gambut.
Belakangan, pemerintah justru merancang program cetak sawah di lahan gambut. Padahal di 2015, Presiden Jokowi pernah menyerukan untuk perlindungan total gambut dan bertekad menuntaskan karhutla dalam kurun waktu tiga tahun.
(muh)
Lihat Juga :