Mudik dan Rest Area Moderasi

Rabu, 12 April 2023 - 10:36 WIB
loading...
A A A
Muslim Friendly
Setiap tahunnya berjuta-juta pemudik melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman mereka. Pemudik bukan hanya berasal dari kelompok masyarakat yang beragama Islam saja, tetapi juga umat agama lainnya yang ikut mudik dan bepergian ke luar kota untuk mengisi waktu libur Lebaran.

Rest area memiliki peran yang signifikan dalam ekosistem mudik sebagai tujuan ramah muslim atau muslim friendly destination. Oleh sebab itu di setiap titik rest area dapat diadaptasikan nilai-nilai moderasi. Rest area moderasi adalah tempat peristirahatan yang memberikan layanan kepada masyarakat pengguna secara ramah. Segala macam fasilitas fisik dan bangunan rest area dipersiapkan untuk melayani pemudik dan masyarakat traveler sehingga mereka dapat memanfaatkannya untuk memenuhi hajat hidup selama perjalanan secara normal dan bertanggung jawab.

Rest area moderasi dirancang dengan mempertimbangkan kebersihan (cleanliness), kesehatan (health), keselamatan (safety), dan kelestarian lingkungan (sustainability).

Pengelola rest area dapat merancang tata ruang yang rapi di areal rest area supaya pemudik merasakan kenyamanan saat beristirahat. Rest area moderasi ditata sedemikian rupa untuk menghargai perbedaan. Ada ruang sakral seperti masjid dan musala serta ruang profan untuk berbagai aktivitas masyarakat pengguna. Fasilitas dibedakan sesuai dengan kebutuhan orang berdasarkan jenis kelamin, anak, orang tua, difabel, dll. Termasuk penyediaan fasilitas khusus untuk pemudik yang melakukan perjalanan jauh seperti fasilitas relaksasi.

Di samping itu, untuk mewujudkan rest area moderasi, pengelola perlu menyiapkan petugas yang memberikan jaminan keamanan bagi pemudik. Umumnya jaminan keamanan yang menjadi fokus petugas adalah rasa aman dari segala bentuk kekerasan dan tindak kriminalitas. Jarang sekali petugas yang memperhatikan jaminan keamanan dan kehalalan produk yang diperdagangkan di areal rest area dan dikonsumsi pemudik.

Sebaiknya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan kehalalan makanan yang diperjual-belikan masyarakat selama arus mudik dan arus balik, sebagaimana praktik pemeriksaan kesehatan hewan kurban di saat-saat liburan Iduladha.

Dengan penyediaan rest area moderasi, pemudik yang menerima manfaat rest area moderasi sangat mungkin dapat meniru pengalaman mereka itu, baik pada saat berada di kampung halaman maupun pada saat telah kembali ke lingkungan masing-masing. Mereka juga dapat berbagi pengalaman dengan saudara, teman, handai tolan tentang manfaat internalisasi praktik moderasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu manfaat bagi pengelola rest area moderasi pasti ada umpan balik dari pengguna atas layanan yang mereka terima seperti dijadikan tempat langganan. Begitu pula bagi ormas yang terlibat aktif dalam penyediaan layanan mudik di titik-titik rest area. Keberadaannya akan terus dikenal oleh pemudik dan bahkan dijadikan kiblat keberagamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi. Di samping itu ormas akan dijadikan mitra strategis lembaga pemerintah maupun lembaga lain.

Masjid Rest Area
Tak sedikit pemudik dan traveler yang memilih berhenti di satu titik rest area karena keberadaan masjidnya. Keindahan dan kenyamanan masjid di rest area telah menjadi daya tarik masyarakat untuk singgah beribadah dan memenuhi kebutuhan mereka. Umumnya keindahan dan kenyamanan masjid rest area juga ditopang dengan fasilitas lain seperti restoran, toilet, toko oleh-oleh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri LH Minta Rest...
Menteri LH Minta Rest Area di Tol Trans Jawa Perbaiki Pengelolaan Sampah
Mensesneg: TNI-Polri...
Mensesneg: TNI-Polri Tulang Punggung Pengamanan saat Ramadan-Lebaran
Geger, Bermasalah Lagi!...
Geger, Bermasalah Lagi! Gerakan Nasional Masyarakat Berkeadilan Buka Posko Pengaduan Dugaan Kezaliman Tol CMNP Jusuf Hamka
Konsesi Tol CMNP Digugat,...
Konsesi Tol CMNP Digugat, Komite Masyarakat Penyelamat Aset Negara: Syarat Perpanjangan Diduga Tak Terpenuhi
Memaknai Jalan Tol:...
Memaknai Jalan Tol: Astra Tol Cipali, dari Konektivitas hingga Keselamatan
Anak Bos Rental Mobil...
Anak Bos Rental Mobil Ceritakan Kronologi Ayahnya Ditembak Oknum TNI AL: Bak Mafia Italia
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Berita Terkini
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved