Mengapa Siklon Tropis Semakin Sering Muncul? Ini Penjelasan BMKG

Minggu, 09 April 2023 - 16:08 WIB
loading...
Mengapa Siklon Tropis...
BMKG mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis. Hal ini berdampak tidak langsung terhadap cuaca dalam 24 jam ke depan. Foto/BMKG
A A A
JAKARTA - Siklon Tropis semakin sering terbentuk atau muncul dalam beberapa tahun terakhir yang menyebabkan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Belum genap tiga tahun setelah kemunculan Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2021 yang menyebabkan bencana hidrometeorologi parah, kini muncul Bibit 98S yang terpantau di Laut Timor dan berpotensi menjadi Siklon Tropis.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, perubahan iklim menjadi penyebab utama semakin sering terbentuk atau munculnya Siklon Tropis.

"Menurut pakar klimatologi, teman-teman klimatologi dan meteorologi yang ada di BMKG, justru salah satu indikasi dari dampak perubahan iklim global itu makin seringnya terbentuk kondisi ekstrem seperti badai tropis, ini kan ekstrem," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dikutip dari keterangannya, Minggu (9/4/2023).



Menurut Dwikorita, Siklon Tropis semakin sering terbentuk karena suhu muka air laut terus meningkat. Pertumbuhan Siklon Tropis semakin sering sampai 10 kali per tahun.

"Jadi ini kan ada hubungannya dengan adanya pusat apa sirkulasi yang dikontrol dengan adanya peningkatan suhu muka air laut yang lokal setempat di situ dibandingkan suhu sekitarnya yang lebih dingin. Dulu-dulu nggak sampai 8 sampai 10 kali, dulu-dulu lebih jarang, tapi sekarang semakin sering," katanya.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengungkapkan di seluruh dunia ada 7 daerah pertumbuhan Siklon Tropis, salah satunya adalah Samudera Hindia sebelah tenggara Utara Australia.

Baca juga: BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Akibat Pembentukan Siklon Tropis

"Ini yang sekarang terjadinya 98S ini rata-rata pertumbuhan siklon tropis di Samudera Hindia sebelah tenggara adalah antara 8 hingga 10 kejadian per musim," katanya.

Fachri mengungkapkan Siklon Tropis biasa terjadi di Samudera Hindia bagian Tenggara antara November hingga April.

"Jadi musim Siklon Tropis di Samudera Hindia bagian Tenggara adalah antara November sampai dengan April dengan apa rata-rata sekitar 8 sampai 10 Kejadian. Untuk bulan April sendiri memang rata-rata kejadiannya adalah 1,4 kali kejadian," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
BMKG Prediksi Kemarau...
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Berlangsung Lebih Panjang
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Berita Terkini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved