BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Akibat Pembentukan Siklon Tropis
Minggu, 09 April 2023 - 09:56 WIB
loading...
Potensi pembentukan siklon tropis 98S dalam waktu 24 jam berpotensi menimbulkan hujan lebat dan gelombang tinggi. Foto/BMKG
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) melaporkan Bibit 98S berpotensi tinggi menjadi Siklon Tropis. Ada potensi hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia yang perlu diwaspadai.
“Potensi Bibit 98S ini untuk menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori tinggi,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Minggu (9/4/2023).
Sementara menurut penjelasan BMKG dalam laman resminya, Siklon Tropis sendiri merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Baca juga: Ini Beda Siklon Tropis Surigae dan Siklon Tropis Seroja
Saat ini, Bibit 98S saat ini terpantau di Laut Timor sebelah barat daya Saumlaki, tepatnya di sekitar 11.0°LS 128.4°BT yakni masih dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta, dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara minimum 1000 mb.
“Potensi Bibit 98S ini untuk menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori tinggi,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Minggu (9/4/2023).
Sementara menurut penjelasan BMKG dalam laman resminya, Siklon Tropis sendiri merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Baca juga: Ini Beda Siklon Tropis Surigae dan Siklon Tropis Seroja
Saat ini, Bibit 98S saat ini terpantau di Laut Timor sebelah barat daya Saumlaki, tepatnya di sekitar 11.0°LS 128.4°BT yakni masih dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta, dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara minimum 1000 mb.
Lihat Juga :