Ketum Parpol Kumpul-kumpul di DPP PAN, PDIP Tak Merasa Ditinggalkan
Senin, 03 April 2023 - 15:43 WIB
loading...
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan partainya tidak merasa ditinggalkan dalam pertemuan ketua umum parpol koalisi pendukung pemerintah yang digelar di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023). FOTO/DOK.DPR
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Said Abdullah menegaskan partainya tidak merasa ditinggalkan dalam pertemuan ketua umum parpol koalisi pendukung pemerintah yang digelar di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Minggu (2/4/2023). Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh tidak hadir.
"Tidak ada yang meninggalkan PDIP karena faktanya PDIP diundang kok," kata Said Abdullah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2023).
Menurut Said, PDIP tidak hadir karena pimpinan partai sedang tidak ada di tempat.
"Kami tidak hadir karena memang tidak di tempat dan itu diumumkan oleh ketua umum. Kenapa kami harus bersikap minor? Hal positif itu," ujarnya.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) itu memandang pertemuan elite parpol koalisi pemerintah dengan Presiden Jokowi adalah hal yang positif. Karena itu, ia berharap tidak ada yang menggunakan bahasa negatif terkait pertemuan itu.
"Jadi janganlah, bahasa-bahasa, kami itu selalu memandang itu dengan kacamata positif. Pertemuannya positif," ujarnya.
"Tidak ada yang meninggalkan PDIP karena faktanya PDIP diundang kok," kata Said Abdullah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2023).
Menurut Said, PDIP tidak hadir karena pimpinan partai sedang tidak ada di tempat.
"Kami tidak hadir karena memang tidak di tempat dan itu diumumkan oleh ketua umum. Kenapa kami harus bersikap minor? Hal positif itu," ujarnya.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) itu memandang pertemuan elite parpol koalisi pemerintah dengan Presiden Jokowi adalah hal yang positif. Karena itu, ia berharap tidak ada yang menggunakan bahasa negatif terkait pertemuan itu.
"Jadi janganlah, bahasa-bahasa, kami itu selalu memandang itu dengan kacamata positif. Pertemuannya positif," ujarnya.
Lihat Juga :